KOMISI IX DPR-RI KUNKER KE SULUT, INI PESAN KETUA KOMISI

KOMISI IX DPR-RI. KUNKER KE SULUT, INI PESAN KETUA KOMISI

Deprov, Sulutlink.com – Setibanya di bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, rombongan langsung menuju lokasi di RS Prof. Kandouw. Selasa (17/12/2019).

Ketua komisi IX DPR-RI Felly Runtuwene mengatakan kunjungan ini dilaksanakan dalam rangka menindaklanjuti hasil kunjungan Komisi IV DPRD Sulut, Selasa (17/12/2019) yang lalu.

Diketahui Komisi IX DPR RI yang dipimpin langsung Felly Estelita Runtuwene bersama rombongan, meninjau langsung pelayanan di RS Prof Kandou, Rabu (18/12/2019).

Dalam kunjungan kerjanya, rombongan Komisi IX DPR RI mengunjungi beberapa ruangan instalasi rumah sakit antara lain IGD, Irina Edelweis, Gedung Pusat Jantung, Pembuluh Darah dan Otak Terpadu, serta ruang Kelas I, II, dan III./

Kepada awak media, Ketua Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene mengatakan, kunjungannya ke RS Prof Kandou bersama rombongan, ingin melihat langsung langsung pelayanan BPJS seperti apa, pelayanan rumah sakit itu bagaimana, supaya tidak simpang siur.

“Pesan saya minta tadi dari IGD, kemudian melihat ke Kelas III, Kelas II dan VIP. Jadi, dengan yang sudah disampaikan, tidak berbeda. Kan kita inginkan kamar, justru ada penambahan Kelas III di sini. Karena di sini baru 39%, kami justru meminta bahkan terakhir 60% untuk Kelas III. Karena dengan kenaikan BPJS dan sebagainya, Kelas I, Kelas II itu, bisa turun kelas. Jadi, pasti bisa meledak untuk Kelas III. Kira-kira seperti itu, dan kami sudah minta waktu rapat-rapat kemarin itu, kami minta setiap rumah sakit untuk menaikan fasilitas-fasilitas sampai 60%,” kata politisi NasDem itu.

Ketua Komando Pemenangan Wilayah (Kompemwil) Partai NasDem Sulut ini, menjelaskan pihak RS Prof Kandou menyampaikan kalau pelayanan BPJS lebih bagus, tapi tetap terlambat sampai tiga bulan.

“Jadi, bukan dengan keadaan seperti ini. Saya bisa datang dengan resmi, bisa juga datang dengan tidak resmi untuk mengetahui bagaimana pelayanan kepada masyarakat Sulawesi Utara,” pungkas Felly. (Rel. redaksi2-009)

“Memang, kita ada utang begitu banyak, dan kemarin juga sementara bagaimana caranya untuk selesaikan. Karena, BPJS ini pasti ada hubungan dengan urusan pelayanan ke masyarakat. Itu, erat sekali hubungannya, biar juga tidak terhambat. Tetapi, luar biasa pak Direktur di sini, bisa memberikan subsidi juga ya, kekurangan dari BPJS pun dibantu. Jadi, tidak ada masalah untuk pelayanan itu,” tutur Felly

You must be logged in to post a comment Login