Adanya Isu Pemecah Kesatuan NKRI, Pangemanan Imbau Warga Sulut Tetap Solid

DEPROV, sulutlink.com – Tersebar adanya isu-isu pemecah-belah persatuan dan kesatuan NKRI, Anggota DPRD Sulawesi Utara, Melky Pangemanan mengingatkan warga untuk berhati-hati menerima isu-isu yang tak jelas (KJ) hoax. Istilah pemecah-belah bukan hal baru dikalangan warga sehingga tidak terlalu diseriusi menanggapinya.

Indonesia sekarang ini gencar dengan memerangi hoax terlebih isu itu dipandang sebagai pemicu provokasi dan mengadu-domba warga. Bagi Melky hal isu-isu memprovokasi ditanggapinya sebagai fenomena orang-orang tidak bertangungjawab ingin mengacaukan suasana kondisi Sulut yang dikenal daerah paling toleransi di Indonesia. Warga Sulut tidak lagi terkejut mendengar pesan seperti itu.

Melky yakin soal keamanan di Sulut selalu mendapat perhatian otoritas pemerintahan provinsi Sulut . Peran pemerintah untuk mengantisipasi hal tersebut sangat diperlukan mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu diharapakn masyarakat harus sadar dan paham betul terkait dengan masalah ini.

“Memang langkah-langkah yang telah di lakukan pemerintah telah tepat sasaran, namun dirinya berharap ini menjadi perhatian serius yang tidak bisa di anggap remeh karena resikonya sangat besar bagi Indonesia khususnya bagi Sulawesi Utara,” kata Melky kepada Sulutlink.com

Tak hanya itu, politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini berharap pihak-pihak berwajib untuk tetap tegas dalam masalah ini.

“Kami mendorong pemerintah ataupun pihak berwajib dapat mengontrol dan dibarengi menertibkan paham-paham radikal yang dapat merembet sampai ke sekolah, komunitas ataupun juga tempat-tempat ibadah,” tegasnya.

Ia pun menyarankan bagi masyarakat Sulawesi Utara untuk tetap menjaga kenyamanan dan keamanan bersama sebagaimana masyarakat dalam bernegara. Menurutnya Melky bahwa perlu adanya kesatuan masyarakat Sulawesi Utara untuk mempertahankan predikat sebagai daerah dengan tingkat toleransi tertinggi di Indonesia.

“Karena kalau Sulut sudah tidak aman, itu telah merepresentasikan Indonesia,”pungkas Melky Pangemanan

redaksi2Supit Oktober 17 2019

You must be logged in to post a comment Login