ADRIANA DONDOKAMBEY: Hari Wanita Internasional, Perjuangkan Perlindungan Nasional

ADRIANA DONDOKAMBEY: Hari Wanita Internasional, Perjuangkan Perlindungan Hak-hak Wanita

Setiap tahun, tanggal 8 Maret selalu diperingati sebagai International Women’s Day. Momentum itu merupakan kesempatan bagi para perempuan di seluruh dunia untuk meyuarakan hak-haknya, tak terkecuali Ketua Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM, Adriana Dondokambey. Ia menegaskan perjuangannya terhadap hak-hak kaum wanita.

“Pada hakikatnya wanita dan laki-laki memiliki kesamaan hak. Untuk itu, tidak boleh ada diskriminasi terhadap kaum wanita. Segala bentuk diskriminasi, penindasan dan kekerasan terhadap perempuan harus dilawan,” kata Adriana, Jumat (8/3/2019).

Lanjut Adriana, mengatakan pada hakekatnya laki-laki dan perempuan diciptakan Tuhan sejajar. Pria dan perempuan memiliki kesempatan dan hak-hak yang sama.

“Tidak boleh ada diskriminasi terhadap perempuan, terlebih menyangkut dengan hak-haknya seperti kesempatan kerja dan pendidikan. Pada hakekatnya Tuhan telah menciptakan laki-laki dan perempuan itu sejajar,”tutur dia

Adriana menambahkan, dalam kehidupan bernegara seorang wanita dapat menjadi pemimpin yang baik. Ini membuktikan kesejajaran laki-laki dan perempuan. Segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan harus dihapuskan.

“Keberhasilan para pemimpin perempuan yang mampu memberi perubahan merupakan salah satu contoh kesejajaran wanita dan pria. Tuhan menciptakan wanita dan pria sejajar serta memiliki kesempatan yang sama dalam hal pendidikan, sosial, ekonomi, hak-haknya dan juga kesempatan kerja,” tandas Adriana Dondokambey yang juga dipercaya memimpin Komisi III DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Bidang Pembangunan dalam Jabatannya sebagai KETUA!

Edit:Kta09
March 8 2019

You must be logged in to post a comment Login