Angouw: Reses di Kecamatan Tikala, Presentasikan Program-program DPRD Sulut

Deprov, Sulutlink.com – Kegistan Anggota DPRD, Andrei Angouw yang juga sebagai Ketua DPRD Provinsi Sulut hari ini, Selasa (10/12), telah melaksanakan Reses di Lingkungan IV dan V Kelurahan Banjer, Kecamatan Tikala, Kota Manado.

Lewat presrntasinya, Angouw memaparkan secara terbuka kepada masyarakat di Kecamatan Tikala seputar program-program DPRD Sulut, yang sedang dan akan dilaksanakan.

Disamping itu, Angouw, mensosialisasikan lebih jauh peran Lembaga DPRD Sulut, terkait fungsinya sebagai pelayan masyarakat diantarannya keterbukaan setiap anggota dewan menyampaikan laporan kinerjanya selalu terbuka dan transparan kepada masuarakat, serta menampung berbagai aspirasi masyarakat yang hadir.

Reses ini sangat menarik secara dialogis sebab banyak diisi dengan tanya jawab warga yang antusias.

Adapun aspirasi rakyat antara lain; mengenai lampu jalan, Perbaikan Drainase dan saluran air karena rawan Banjir serta jalan setapak, bantuan Kesehatan untuk orang-orang sakit.

Juga disampaikan tentang adanya TPS (Tempat Pembuangan Sampah) sementara atau Tong Sampah.

Sementara hal lain yang disampaikan adalah terkait bantuan pendidikan buat anak-anak Sekolah, kurangnya dan keterbatasan soal ketersediaan lapangan pekerjaan khususnya bagi masyarakat lokal.

Dipertanyakan pula soal pengadaan CCTCV dan Bedah Rumah.

Menanggapi aspirasi masyarakat yang dikemukakan dalam reses ini, Angouw berjanji, menampung aspirasi tersebut dan akan menindaklanjuti bersama anggota dewan, kemudian dikaji lagi untuk untuk selanjutnya diperjuangkan lewat APBD Perubahan 2020.

Soal bantuan Kesehatan, Angouw menyampaikan akan membantu soal keikutsertaan dalam Program BPJS, karena BPJS sangat membantu warga masyarakat yang mengalami sakit.

Angouw menamvahkan bahwa ada hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah Kota seperti bak-bak/tong sampah. Termasuk bagaimana memanfaatkan Dana Bencana/Banjir yang merupakan kewenangan Pemerintah Kota yang dikoordonasikan langsung ke Pemerintah Pusat.

Tapi soal sampah dan ancaman banjir, Angouw menjelaskan tentang adanya tanggungjawab dan kesadaran masyarakat supaya dapat meminimalisir ancaman bencana alam dan banjir.

Soal masalah pendidikan, Angouw memfokuskan pada kewenangan Provinsi yakni untuk SMA dan SMK, sementara untuk SD dan SMP menjadi kewenangan Pemerintah Kota.

Masalah ketenagakerjaan, Angouw memotivasi agar ciptakan etos kerja dari diri sendiri, sebab kita tidak bisa melarang orang lain bekerja didaerah kita.
“Investasi di Sulut cukup, sehingga ciptakan kemampuan dan produktifitas diri supaya mendapat lapangan pekerjaaan,” tegas Angouw.

Bagi Angouw kata kunci dari sisi ketenagakerjaan adalah kerja keras dan tidak gengsi.

Soal ide pengadaan CCTV dijalan-jalan strategis disetujui untuk diperjuangkan.

Hadir dalam Reses ini Lurah dan beberapa Kepala Lingkungan, Tokoh masyarakat.

Reses ini diakhiri ramah tamah dan foto bersama, (*) rel, redaksi2-009 Desember 10. 2019

You must be logged in to post a comment Login