Berita Sulut, 15 April, 2008


Gubernur Sulawesi Utara mengunjungi lagi warga Kawanua di Kota Oarai Jepang

Laporan: Sterly Makalew - Oarai Jepang

 

Ditengah padatnya kegiatan Ceolecanth Exhibition di Tokyo, Jepang yang di selenggarakan oleh Aquamarine Fukushima. Gubernur Sulut Drs.S H Sarundayang berserta rombongan diantaranya Asisten II Dra Marietha Kuntag, Kepala Dinas Pariwisata Sulut Edwin Silangen SE MSi, Staf Ahli Gubernur Dr.Astony Angmalisang Msc Phd, beberapa pejabat Depdagri dan beberapa peneliti dari Aquamarine Fukuhima Jepang berkesempatan bertatap muka dengan warga Kawanua yang ada di Oarai pada Sabtu malam 12 April 2008.

 

Kegiatan yang dilaksanakan atas permintaan Gubernur sendiri ini dilaksanakan di Gedung Gereja Interdenominasi Injili Indonesia (GIII) Jemaat Wilayah Oarai dihadiri oleh seratusan anggota jemaat GIII Oarai yang sekitar 95% jemaatnya berasal dari Sulawesi Utara dan dihadiri pula oleh sejumlah undangan dari beberapa orang Jepang pemilik perusahaan di Oarai dan turut dihadiri pula oleh dua orang dosen Bahasa Indonesia dari dua universitas di Sendai dan Yokohama yaitu Mr.Sukegawa dan Mr.Fukihara. Selain itu turut hadir beberapa tamu dari Gereja lainnya yang ada di Oarai. Sebelumnya Gubernur dan rombongan dijamu makan malam ala Jepang di sebuah restoran Jepang di Oarai oleh salah seorang pimpinan perusahaan di Oarai yaitu keluarga Amezawa-Kilapong dan Gembala serta beberapa majelis GIII Oarai.

 

Kegiatan pertemuan dengan warga kawanua dibuka dengan doa yang dibawakan oleh Gembala GIII Oarai Pdt.Albert Adam S,Th kemudian dilanjutkan dengan pemaparan singkat tentang keberadaan warga Kawanua di Oarai sejak pertama kali hadir di Oarai sekitar 15 tahun yang lalu sehingga menghadirkan GIII Oarai sebagai tempat berjemaat dan berkembang sampai saat ini telah ada 5 Gereja yaitu GIII, GMIJ, GISI, Katolik, dan GMIJ BARU. Suatu hal yang membanggakan karena kehadiran warga Kawanua di Oarai untuk bekerja juga atas dasar keinginan para pemilik perusahaan yang melihat etos kerja dari orang Indonesia asal Manado yang sangat baik sehingga meminta kepada orang-orang Manado yang ada di Oarai untuk memanggil saudara-saudaranya untuk datang ke Oarai.

Sayangnya kehadiran sebagian besar warga Kawanua yang bekerja di Oarai ini terkendala dengan status ijin tinggal yang semakin diperketat oleh pemerintah Jepang, sehingga akhir-akhir ini keberadaan warga Kawanua di Oarai semakin berkurang karena masalah status tinggal tersebut. Untuk itu kedatangan Gubernur menjadi suatu harapan bagi warga kawanua yang ada untuk mengupayakan perjuangan dari Pemerintah Daerah agar kerinduan warga bisa tinggal dengan tenang di Jepang bisa terpenuhi.

 

Gubernur dalam pengarahannya menyampaikan bahwa kemungkinan untuk memperjuangkan status tinggal yang lebih baik lagi bagi warga kawanua yang sudah ada di Oarai agak sulit mengingat negara Jepang sendiri memiliki hukum dan undang-undang yang tak mungkin diintervensi oleh pihak luar. Hanya saja gubernur berharap agar warga bisa bekerja dengan baik dan tidak membuat pelanggaran-pelanggaran agar tidak dipulangkan ke Indonesia. Selain itu ada upaya pemerintah untuk melakukan kerjasama antar kota dengan mengembangkan wacana Sister City antara Oarai dengan Bitung yang memiliki kemiripan sehingga nantinya ada upaya untuk penyaluran tenaga kerja yang resmi dari Sulawesi Utara lewat kerjasama ini. Untuk mewujudkan hal tersebut gubernur secara khusus juga meminta bantuan Mr.Sukegawa dan Mr.Amezawa untuk mengundang Walikota Oarai ke Manado secepat mungkin.

 

Selanjutnya Gubernur menjelaskan maksud dan tujuan kedatangannya ke Jepang ini yaitu dalam rangka menunjang pelaksanaan World Ocean Conference pada bulan Mei tahun depan, dengan kegiatan Ceolecanth Exhibition dan secara khusus mengundang Putra Mahkota Jepang dan beberapa ahli kelautan dan perikanan untuk hadir dalam acara WOC nanti.

Satu jam lebih beliau menyampaikan secara detail tentang rencana kegiatan tersebut dengan berbagai kemajuan infrastruktur yang sudah ada dan akan ada untuk menunjang acara tersebut. Selain itu kehadiran ikan purba Coelacanth di teluk Manado diceritakan dengan jelas kepada warga Kawanua yang dengan serius mendengarkannya walau kadang-kadang Pak Gubernur menyelipakan sedikit bakusedu untuk menghangatkan suasana. Tak jarang tepuk tangan dari para hadirin membahan tatkala Pak Gubernur menyampaikan beberapa kemajuan yang ada di Sulawesi Utara termasuk tentang Kain tenun Bentenan yang saat ini lagi populer di tanah air. Kerinduan untuk menjadikan Manado sebagai Second Bali disampaikan pak Gubernur pula dengan meminta dukungan warga Kawanua yang ada di Jepang untuk turut mempromosikan Sulawesi Utara yang kaya akan berbagai potensi pariwisata baik alam, budaya, maupun kuliner.

 

Pemaparan yang begitu jelas dan boleh dikatakan ilmiah oleh Gubernur pilihan rakyat ini membuat warga Kawanua merasa sangat puas dengan kehadiran Gubernur malam itu sehingga ketika sesion tanya-jawab diberikan oleh Pak Gubernur, tidak ada pertanyaan lagi dari warga yang hadir malam itu. Acara kemudian dilanjutkan dengan Foto bersama dan kemudian Pak Gubernur dimintakan untuk membawakan pujian. Dua buah pujian rohani yang dinyanyikan Pak Gub diiringi oleh Tim Musik GIII Oarai membuat suasana makin akrab. Beberapa jemaat pun berkata bahwa ternyata Pak Gubernur memiliki suara yang sangat bagus tidak kalah dengan penyanyi-penyanyi ternama. Bahkan ada yang menyeletuk kalo bisa Pak Gub ikut rekaman juga lebih baik.

 

Acara kemudian dilanjutkan dengan Ucapan Terima Kasih oleh ketua Majelis GIII Oarai Bp.Rommi Silap dan ditutup dengan bernyanyi bersama pujian Betapa kita tidak bersyukur ber-tanah air kaya dan subur yang kemudian dilanjutkan dengan Doa bersama yang dipimpin Ibu.Pdt.Novita Adam-Mangundap S,Th yang turut mendoakan Gubernur dan jajarannya dalam melaksanakan tugas pemerintahan dan mendoakan pula kesuksesan acara World Ocean Conference tahun depan. Warga Kawanua khususnya jemaat GIII Oarai merasa sangat puas dan senang serta berterimakasih bisa bertemu langsung dengan Gubernur dan mengharapkan kesehatan dan kekuatan senantiasa diberikan TUHAN bagi Gubernur yang sangat dicintai rakyatnya ini.