|
Rekaman Konspirasi
Pemkab-Depdagri Marak
Beredar
SHS: Penonaktifan
Vonny Panambunan Sesuai
Aturan
Laporan: Budi H
Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Gubernur
Drs Sinyo Harry
Sarundajang (SHS),
akhirnya bersuara
terkait rencana
penonaktifan Bupati
Minut Vonny Panambunan
menyusul dirinya
terlibat kasus Bandara
Loa Kulu Kutai. Kepada
sejumlah wartawan, Kamis
(17/04) di VIP Bandara
Samratulangi usai
kunjungannya keluar
daerah, gubernur
mengakui bahwa sudah ada
pemberitahuan dari pusat
soal rencana
penonaktifan tersebut.
“Hal itu sudah sesuai
aturan, manakala seorang
pejabat jika terkait
suatu kasus dan
dijadikan terdakwa, maka
otomatis harus di
nonaktifkan dari
jabatannya,”katanya.
Meski menurutnya,
dirinya sebagai gubernur
tidak diundang ke
Depdagri pada Jumat
(18/04) dalam rangka
penonaktifan Vonny
Panambunan dari
jabatannya sebagai
Bupati Minahasa Utara (Minut),
namun surat undangan ke
Pemerintah Kabupaten dan
Dewan Minut sudah masuk.
Senada dengan itu, Ketua
Dewan Minut Ny Sus
Sualang-Pangemanan saat
dikonfirmasi membenarkan
akan rencana
keberangkatan Eksekutif
dan Legislatif Minut ke
Jakarta. “Iya betul,
undangannya sudah ada,
juga untuk Wakil Bupati
serta Sekertaris
Daerah,”katanya.
Menariknya, dalam 5 hari
belakangan ini, marak
beredar rekaman dugaan
konspirasi untuk
mempercepat Vonny
Panambunan lengser
keprabon. Dalam rekaman
berdurasi 9 menit yang
juga di dapat
sulutlink
terdengar salah satu
oknum Kabag di Pemkab
Minut yang diduga
menjadi “Panglima
Penghubung” sedang
berbicara melalui
telepon dengan seseorang
dari Depdagri. Dia
mengaku disuruh Wakil
Bupati untuk menghubungi
oknum tersebut. Dalam
pembicaraan itu,
disebut-sebut penawaran
seharga Rp 220 juta
untuk “sesuatu”.
Kemudian, oknum Kabag
menyebut bahwa dirinya
akan menemui oknum
Depdagri tersebut di
Jakarta setelah
persetujuan Wakil Bupati.
Dalam pembicaraan ini,
nama Budi dan Markus
sering disebut-sebut.
Selanjutnya, pembicaraan
beralih antara oknum
Depdagri dengan suara
yang sangat mirip Wakil
Bupati Sompie Singal.
Kembali tawar-menawar
harga terdengar,
kemudian, bunyi blep
sebanyak 3 kali. “Waduh
maaf pak, tolong tarik
pasukan bapak dari
Jakarta karena menurut
jaringan saya,
pembicaraan kita ini
telah disadap,”gegas
suara yang mengaku oknum
Depdagri. Kasak-kusuk
kembali terdengar,
bahkan untuk mengalihkan
pembicaraan awal, suara
yang sangat mirip Sompie
Singal, terus ngerocos
tak karuan. Sesekali
terdengar soal dana dan
kemudian, “Wah, kalau
bukan bencana alam tidak
boleh ada bantuan,”.
Lantas apa tanggapan
Wakil Bupati Sompie
Singal soal rekaman
tersebut? Kepada
wartawan dia mengaku
tidak ada niatan untuk
mendongkel Bupati Vonny
Panambunan. Sebab selama
ini katanya, hubungan
keduanya baik-baik saja.
Pun saat Vonny sedang
dalam pemeriksaan di
Jakarta, roda
pemerintahan tetap
berjalan dengan baik.
Dia juga membenarkan
adanya undangan ke
Depdagri pada hari Jumat.
“Memang sudah ada
pemberitahuan dari
Provinsi undangan ke
Depdagri. Hanya saja
saya belum mengetahui
agenda yang akan
dilaksanakan,” ungkap
Singal.
Ditanya apa dirinya
merasa dijebak dalam
pembicaraan tersebut,
Singal menjelaskan,
dirinya tak merasa
dijebak. Sebab katanya,
dalam pembicaraan itu,
dia mengaku hanya mau
pinjam duit. “Inti
pembicaraannya tidak
lain saya minta tolong
pinjam dana dan akan
diganti. Substansinya
sama sekali tidak
menyangkut pribadi
seseorang. Lantas saya
mau dikaitkan dengan ibu?
Wahhh! Itu tidak benar.
Sebagai manusia saya
berpikir positif mengapa
itu terjadi. Yang
penting saya tidak
mencelakakan
orang,”tepsinya
berulang-ulang.
Belakangan, rekaman yang
kini bisa didapat
masyarakat itu, telah
membuat resah Minahasa
Utara. Bahkan banyak
kalangan mulai percaya
dengan dugaan konspirasi
ini, namun banyak juga
yang meragukannya.
Sementara itu, sidang
kasus proyek PL Bandara
Loa Kulu, berlanjut
Kamis (17/04) di
Jakarta.Dalam sidang
tersebut, hakim kembali
menghadirkan seorang
saksi yang telah
memberikan keterangan.
Saksi kali ini adalah
auditor dari BPKP atas
permintaan KPK untuk
mengaudit keuangan di PT
Mahakam Diastar
Internasional (MDI),
perusahan yang dipimpin
Panambunan. Namun
demikian, sidang
berjalan seperti biasa.
“Sidang berjalan lancar,”
terang kuasa hukum
terdakwa Vonny
Panambunan saat
dihubungi dari Manado.
Kuasa hukum Vonny juga
mengungkapkan dalam
persidangan Vonny sangat
tenang. “Ibu sehat-sehat,
dan dia tabah menjalani
ini semua. Ibu Vonnie
juga tetap meminta
topangan doa dari
masyarakat Sulut,
khususnya masyarakat di
Minut. Ibu juga berharap
kepada masyarakat Minut
untuk jangan saling
menyalahkan satu dengan
yang lainnya,” katanya. |