|
Kain
Bentenan Rambah Sekolah
Sekdaprov
Tekankan UANAS Tidak Ada Pungutan
Laporan:
Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink.
Setelah disampaikan Kadis Diknas Sulut
soal Ujian Akhir Nasional (UANAS) gratis
di Sulut, kembali hal ini ditekankan
Sekdaprov sulut Drs Robby Mamuaja pada
sejumlah wartawan, Jumat (18/04). Bahkan,
tegasnya, jika ada sekolah yang
menyulitkan orang tua murid dalam proses
Uanas yang bakal berlangsung pekan depan,
dipersilahkan untuk melapor. Orang tua
murid katanya, namun laporan tersebut
harus diperkuat dengan bukti.
“Seluruh
biaya administrasi terkait pelaksanaan
Uanas sudah ditanggung pemerintah. Jadi
tidak ada lagi yang namanya pungutan
pada orang tua murid,”katanya.
Menyinggung
soal rencana Bentenanisasi bagi seluruh
anak murid SD hingga SMU terang Mamuaja,
itu lebih baik daripada masih memakai
seragam Batik. “Dan ini terutama
menggambarkan identitas daerah
kita,”katanya.
Soal
kekuatiran orang tua murid soal dana
seragam Bentenan tersebut tambahnya,
akan dibicarakan lagi bersama Dinas
Pendidikan Nasional (Diknas) Sulut.
Sebelumnya, Kadis Diknas Drs Djouhari
Kansil, mengatakan, rencana menggantikan
seragam Batik dengan Bentenan ini akan
dilakukan secara bertahap.
“Pengelolaannya akan diserahkan pada
masing-masing sekolah,”katanya.
Rencana
Bentenanisasi ini terus menjadi
pembicaraan di masyarakat. Mereka para
orang tua murid, umumnya setuju-setuju
saja karena akan menunjukan identitas
Nyiur Melambai. Hanya saja, banyak juga
yang mengeluhkan soal harga kain
Bentenan yang mencapai Rp 50.000
permeter. “Bagaimana lei ini, napa tare
pemerintah ada kase bantuan melalui dana
BOS, kong torang lei mo bli seragam baru?
Kalu murah boleh jo mar kalu mahal
kasiang? Bagaimana torang dang?,”tukas
sejumlah ibu-ibu yang dimintai
keterangannya soal ini.
Dalam
hitungan sulutlink,
jika harga permeter
berkisar pada angka Rp 50 ribu dan
dikalikan dengan jumlah murid sebanyak
407.891 dari SD sampai SMU yang tersebar
di seluruh sekolah di Kabupaten dan Kota
se Sulut, maka total anggaran yang akan
terhimpun dari hasil penjualan kain
Bentenan, sangat fantastis !, yakni
mencapai angka Rp 20.394.550.000.
|