Berita Sulut, 23 April, 2008


Murid Sakit Bisa Ujian Susulan

Sulut Target Lulus UN 100 Persen

Laporan: Budi H Rarumangkay
 

MANADO, Sulutlink. Mudah-mudahan saja harapan dan target lulus Ujian Nasional (UN) 100 persen di Sulut, bisa tercapai. Tahun sebelumnya, daerah kita mencapai 98 persen. Demikian, keterangannya Kadis Diknas Sulut Drs Djouhari Kansil saat menemani Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang saat memantau pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK tahun ajaran 2008 yang dimulai Selasa (22/04). Secara umum pelaksanaan UN hari pertama di Sulut berjalan lancar, aman dan terkendali.

 

Sedikitnya ada 5 sekolah yang dikunjungi, yakni; SMKN 3 Manado, SMAN Manado, SMKN 1 Manado, dan terakhir di SMAN 9 Manado. Dalam kunjungan tersebut, ditemukan sedikitnya ada empat peserta yang tidak mengikuti UN karena sakit. Meski demikian menurut Kansil, mereka bisa mengikuti ujian susulan nanti. Mata pelajaran yang dites pada hari pertama ini, adalah Bahasa Indoneisa dan Matematika.

 

Sebelumnya, Gubernur SHS membuka secara simbolik lembar soal dan jawaban saat berada di SMA Kristen Eben Heazar Teling Manado. Dalam kesempatan itu, SHS memberikan motivasi kepada siswa peserta ujian. “Saya berharap, adik-adik peserta ujian, tetap tenang dan jangan terpengaruh dengan orang lain,” ujar Gubernur, yang turut didampingi Tim Pemantau Independen (TPI) dari Unsrat dan dari Inspektorat Jendral (Itjen) Depdiknas.

 

Pernyataan ini dilontarkannya menyusul adanya issu kebocoran lembar soal dan jawaban di masyarakat. Menanggapi hal ini, Kadis diknas Kansil mengatakan, agar oknum-oknum yang sengaja menyebar isu tersebut jangan mengganggu konsentrasi peserta UN. “Saya tegaskan, tidak ada kebenaran issu soal bocor. Tapi jika ada, silahkan lapor Polisi. Jangan membuat peserta UN resah, agar anak-anak mengerjakan soal dengan tenang,” tegas Kansil yang didampingi Humas Diknas, Ronny Sepang SH, seraya menghimbau agar masyarakat ikut meneliti adanya issu soal bocor tersebut.