|
|
Berita Sulut, 9 April, 2008
6 Calon Rektor
Bakal Bersaing Ketat
SHS: Pilcarek
Ulang Jangan Dinodai Money Politik !
Laporan: Budi H
Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Pendaftaran Calon Rektor (Carek)
Unsrat akhirnya resmi ditutup Selasa
(08/04). Setelah 4 calon sebelumnya sudah
mendaftarkan diri (Prof Dr Donald Rumokoy SH,
Prof Ir Ellen Kumaat, Prof dr Sarah Warouw
dan Prof Dolfie Mokoagow) , kini bursa calon
kembali ramai dengan masuknya 2 calon
masing-masing: Prof KWA Masengi (Dekan
Fakultas Perikanan), dan Prof BH Moningka (Pembantu
Rektor I). Dengan demikian, total calon
sebanyak 6 orang yang akan bertarung
memperebutkan kursi tertinggi di Kampus
Unsrat Manado pada tanggal 10 April 2008.
Jika sebelumnya
Rumokoy dan Kumaat, bersaing ketat dalam
memperoleh dukungan dalam Pilcarek lalu
meski dimenangkan Rumokoy, kini dengan
masuknya 2 calon terakhir diprediksikan peta
kekuatan akan berubah. Bahkan sejumlah dosen
yang ditemui secara terpisah memprediksikan
Pilcarek ulang ini bakal seru. “Artinya,
para calon harus pintar-pintar
mensosialisasikan diri pada anggota senat
yang akan memilih mereka. Nah, hati-hati
disinilah kemungkinan adanya main api,”
kata salah seorang dosen yang namanya enggan
diekspose.
Pun adanya
kemungkinan money politik dalam ajang
Pilcarek ulang ini disorot tajam Gubernur
Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Melalui
Drs Roy Tumiwa Kepala Biro Pemerintahan dan
Hubmas Pemprov, gubernur mewanti-wanti agar
demokrasi di lembaga pendidikan kebanggaan
Sulut tersebut tidak boleh dinodai. “Biarkan
berjalan seperti apa adanya. Pilcarek ulang
jangan dinodai dengan money
politik!,”katanya pada sejumlah wartawan,
Selasa (08/04).
Ditegaskan
Gubernur, harga diri Unsrat harus kita jaga
bersama. Dan karena ini lembaga intelektual,
maka, diharapkan pemilihan rektor kali ini
juga harus secara intelektual. “Mari torang
tunjukan Unsrat bermartabat,”katanya.
(Baca berita sebelumnya:
Pilcarek 10 April,
20 Anggota Senat Terjaring,red)
|