ASN, Kumtua Dilarang Beri Dukungan KTP ke Calon Perseorangan

Ketua KPU Minahasa, Meidy Tinangon
Ketua KPU Minahasa, Meidy Tinangon

Sulutlink.Com, Tondano – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Minahasa Meidy Yafeth Tinangon, rabu (21/6/2017) mengingatkan  bahwa aparatur sipil negara (ASN) juga hukum tua (Kumtua) dan lainnya untuk tetap bersikap netral bahkan tidak terlibat memberikan kartu tanda penduduk (KTP) sebagai dukungan bagi bakal calon perseorangan (independent). Penegasan ini setelah muncul banyak pertanyaan dari masyarakat menjelang dibukanya tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Minahasa tahun 2018.

Larangan itu jelas tercantum pada pasal 9 ayat 2 Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN) Nomor 5 tahun 2014, bahwa pegawai ASN harus bebas dari pengaruh dan intervensi semua golongan dan partai politik. Selain itu, anggota KPU, PPK, PPS, KPPS serta TNI / Polri juga tidak diperkenankan memberikan dukungan.

“Tidak boleh memberikan dukungan KTP karena melanggar undang-undang ASN. Sebagai penyelenggara kebijakan dan manajemen ASN berdasarkan asas netralitas,” ujar Meidy Tinangon

Bahkan  lanjut Ketua KPU Minahasa bahwa sesuai peraturan komisi pemilihan umum (PKPU) nomor 3 tahun 2017 pasal 95 jelas mengingatkan larangan memberikan dukungan kepada pasangan calon perseorangan

“ayat 2 berbunyi : Dalam hal dari hasil penelitian administrasi dan/atau penelitian faktual, terbukti adanya dukungan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dukungan dimaksud dinyatakan tidak memenuhi syarat . Ini artinya dukungan dimaksud dinyatakan tidak memenuhi syarat dan pasti mubasir karena akan dicoret” tegas Tinangon

Ditambahkan Meidy Tinangon selain calon perseorangan, mendukung Paslon melalui partai pun dilarang karena semua diatur juga lewat UU Parpol, UU Pemilu dan UU Pilkada. Bahkan dukungan calon perseorangan wajib diverifikasi KPU, kalau tidak maka KPU yang terkena pasal pidana,tutup Tinangon yang juga ketua GAMKI Sulut ini

Sementara itu penelusuran www.sulutlink.com dibeberapa wilayah di kabupaten Minahasa ditemui blangko Model B.1-KWK Perseorangan yang diedarkan oleh tim pemenangan bakal calon yang akan bertarung di Pilkada Minahasa bulan Juni tahun depan (ian)

You must be logged in to post a comment Login