Astaga!!! Polsek Tenga Diduga Telantarkan Kasus Penganiayaan Balita

Minsel,Sulutlink.com- Polsek Tenga diduga telantarkan kasus penganiayaan terhadap Balita JR yang berumur 3 tahun, warga Desa Tenga Jaga I Kecamatan Tenga Kabupaten Minahasa Selatan, yang diduga dilakukan oleh perempuan bernama Serina Tumiwa warga yang sama.

Kasus ini telah dilaporkan oleh Drs Novri Ransulangi selaku opa dari balita JR ke Polsek Tenga pada 23 Juni 2017 silam, namun sampai sekarang belum ada penanganan hukum yang jelas.

Novri Ransulangi kepada awak media, Senin (24/2/2020) dikantor Bupati mengatakan, menyesalkan tindakan dari aparat penyidik Polsek Tenga yang tega menelantarkan kasus penganiayaan atas cucunya JR tersebut.

Menurutnya, dirinya telah melaporkan secara resmi tindakan penganiayaan tersebut yang dibuktikan dengan Laporan Polisi No.Pol : STPL/71/VI/2017/Sek-Tga tertanggal 23 Juni 2017 dan telah ada visum dokter serta BAP, namun sampai sekarang tidak ada penanganan lanjut.

“Informasi yang kami terima dari orang tua pelaku, bahwa mereka telah mengeluarkan biaya dan diserahkan kepada penyidik. Bahkan sekarang ini diinformasikan oleh Polsek Tenga berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) telah hilang,”jelas Ransulangi geram.

Ditambahkannya, dirinya telah melaporkan masalah ini ke Propam Polres Minsel dan apabila tidak ditangani serius, maka dirinya akan melaporkan ke Propam Polda Sulut.

Pencarian keadilan dari opa Novri Ransulangi tak patah arang, dimana pada Senin 24/2/2020 sore, dirinya bersama istri mendatangi dan melaporkan kasus penganiayaan Balita JR, kepada Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Sulut.

Laporan tersebut, diterima langsung oleh manager P2TP2A Provinsi Sulut Mega Sondakh dan langsung berkonsultasi dengan lembaga bantuan hukum yang disediakan oleh P2TP2A Sulut.

Sementara itu Manager P2TP2A Provinsi Sulut, Mega Sondakh kepada awak media mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti dugaan kasus penganiayaan Balita JR, dengan akan berkunjung ke Polsek Tenga.

“Besok kami akan berkunjung ke Polsek Tenga guna mencari tau kejelasan penanganan kasus ini. Yang pasti kasus ini harus segera ditindaklanjuti, karena sudah mengendap lama dari tahun 2017,” jelas Maneger P2TP2A Provinsi Sulut.

Berdasarkan Laporan Polisi dimana dugaan tindak penganiayaan yang dilakukan oleh terlapor Serina Tumiwa dengan cara membawa korban kerumahnya, kemudian terlapor mengorek (maaf) kemaluan korban dan kejadian tersebut nanti diketahui oleh keluarga korban, setelah korban mengalami sakit demam tinggi.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login