AUSTRALIA TINGKATKAN DANA DARURAT UNTUK BISNIS TERDAMPAK KEBAKARAN

Ilustrasi donasi ITF untuk kebakaran lahan di Australia (Antara/Juns)

Sidney, 20/1 Sulutlink – Pemerintah Australia pada Senin meningkatkan dana darurat dan pinjaman untuk bisnis-bisnis kecil yang terdampak kebakaran hutan yang menghanguskan negara itu selama puncak musim wisata.

Para petugas pemadam kebakaran memanfaatkan cuaca yang lebih sejuk untuk mempersiapkan diri menghadapi kembalinya kondisi kebakaran yang berbahaya.

Kebakaran hutan di Australia sejak September lalu telah membunuh 29 orang dan jutaan hewan, menghancurkan lebih dari 2.500 rumah dan meratakan area dengan luas sekitar sepertiga dari wilayah Jerman.

Hujan selama beberapa hari dan penurunan suhu telah membuat jumlah kebakaran aktif berkurang di bagian tenggara Australia yang padat penduduk dan memberikan otoritas kesempatan untuk fokus pada upaya pemulihan kondisi.

Pemerintah Australia mengatakan akan meningkatkan dana untuk bisnis kecil yang terdampak kebakaran menjadi 50.000 dolar Australia (atau sekitar 34.400 dolar AS) untuk masing-masing bisnis, yang pada awalnya berjumlah 15.000 dolar Australia.

Selain itu, pemerintah Australia menawarkan pinjaman hingga 500.000 dollar Australia, tanpa bunga selama dua tahun.

“Para pelanggan kembali dan bisnis dibangun kembali, dan kota-kota serta masyarakat setempat pun terbangun kembali dengan dukungan mereka,” ujar Perdana Menteri Scott Morrison pada stasiun televisi Nine Entertainment Co Holdings Ltd.

“Prioritas saya adalah untuk mendapatkan bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan,” lanjutnya.

Industri pariwisata Australia memperkirakan kebakaran hutan yang meratakan Australia selama musim liburan pada Desember hingga Januari telah mengakibatkan kerugian hingga satu miliar dolar Australia.

Pada Senin, Badan Meteorologi Australia mengeluarkan peringatan mengenai hujan badai kencang di sebagian besar wilayah negara bagian New South Wales termasuk kota-kota pesisir yang terdampak kebakaran hutan.

“Hujan badai kencang kemungkinan akan menghasilkan angin yang merusak, hujan es yang besar dan hujan lebat yang dapat memicu banjir bandang selama beberapa jam pada beberapa wilayah yang mendapat peringatan,” demikian pernyataan Badan Meteorologi.

Pemadam kebakaran telah berupaya memanfaatkan kondisi cuaca yang mulai membaik untuk “memperlambat persebaran api dan membangun garis-garis penahan untuk menghalau meningkatnya bahaya kebakaran”, cuit kantor layanan pemadam kebakaran New South Wales pada akun Twitternya.

Kondisi yang panas dan berangin diperkirakan akan kembali terjadi di beberapa wilayah dari New South Wales dalam sepekan.

Turnamen tenis Australian Open dijadwalkan dimulai di Melbourne pada Senin, dan panitia mengatakan akan mengecek kualitas udara setelah seorang pemain pingsan di lapangan dan berhenti dari suatu pertandingan kualifikasi akibat menghisap asap dari kebakaran hutan. (ANT/RT)

You must be logged in to post a comment Login