Badan KBP3A Minsel Seriusi Kasus KDRT Dan Kekerasan Anak

 

Minsel,Sulutlink.com- Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Kabupaten Minsel menseriusi kasus-kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Kekerasan Terhadap Anak di Bawah Umur.

Kepala Badan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Meity Tumbuan saat ditemui awak media, Rabu (8/5/2019) diruang kerjanya mengatakan, pihaknya berupaya menekan terjadinya kasus KDRT dan kekerasan anak dibawah umur di Kabupaten Minsel, dengan melakukan upaya sosialisasi kepada masyarakat.

Menurutnya, ini sebagaimana harapan Bupati DR Christiany Eugenia Paruntu,SE yang menginginkan, agar Minsel dapat terbebas dari tindakan KDRT dan kekerasan anak dibawah umur.

Dijelaskannya, pada tahun 2018 tercatat ada 5 kasus cabul, 1 kasus KDRT dan 1 kasus penelantaran anak, namun hingga Mei 2019 ini, tercatat 1 kasus cabul dan 1 kasus penganiayaan anak dibawah umur yang dilaporkan di Badan KBP3A Minsel.

“Sekarang ini patut bersyukur karena jumlah kasus kelihatannya mulai berkurang. Kami juga melakukan pendampingan pengungkapan kasus bagi korban,” ucap Tumbuan.

Ditambahkannya, Kecamatan Sinonsayang dan Tenga tercatat sebagai wilayah tertinggi terjadi kasus cabul dan kekerasan anak dibawah umur. (JoTam)

You must be logged in to post a comment Login