BAWASLU SULUT: Felly Estelita Runtuwene, SE Tidak Terbukti dalam Pelanggaran Administratif Pemilu

DEPROV Sulutlink.com – Berdasarkan hasil sidang Bawaslu Sulut menyatakan bahwa Felly Estelita Runtuwene, SE (FER) tidak terbukti dalam pelanggaran administratif Pemilu. Demikian Ketua majelis persidangan, Mustarin Humagi SH, yang diwawancarai tadi malam usai sidang menyampaikan keterangannya secara terbuka kepada wartawan atas hasil keputusan majelis dengan melalui pertimbangan majelis dari serangkaian seluruh proses pembuktian dalam persidangan.

“Pada prinsipnya dalam penanganan suatu pelanggaran administratif dalam bentuk adjudikasi, majelis hanya memeriksa, menilai dan memutus, artinya bahwa perdebatan dalam bentuk adjudikasi pelapor màupaun terlapor majelis menilai terkait dengan seluruh ràngkaian persidangan tersebut dari hari pertama sampai hari ini tepatnya 14 hari sejak penanganan pelanggaran itu kami tangani,” tutur Mustarin.

Keputusan menolak dikatakan Mustarin ini adalah pertimbangan majelis dalam rapat pleno musyawarah terkait pendalaman substansi atau dalil-dalil atau materi yang disampaikan oleh pelapor.

“Terkait pelangaran pidana yang pernah ditangani sentra Gakumdu Minahasa yang terdiri dari Bawaslu, Kejaksaan dan kepolisian Minahasa, terhadap keputusan Gakumdu tersebut majelis dalam hal ini kami berlima melakukan pendalaman dari keputusan Gakumdu itu dengan keputusan hari ini,” tukas Mustarin.

Sidang lanjutan kasus dugaan pelanggaran administratif Pemilu, Felly Estelita Runtuwene (FER) dinyatakan tidak terbukti melanggar tata cara, prosedur pada tahapan Pemilu.

Putusan yang dibacakan pimpinan sidang Mustarin Humagi SHI, sebagaimana tersebut;
1. Menyatakan laporan Bawaslu Kabupaten Minahasa dengan no register 01/TM/ADM/BWSL Sulawesi Utara/PEMILU/III/2019 atas dugaan pelanggaran Administratif Pemilu tidak terbukti secara sah dan meyakinkan.
2. Menyatakan juga bahwa terlapor tidak terbukti melakukan perbuatan melanggar tata cara, prosedur atau mekanisme pada tahapan Pemilu sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
3. Menolak permohonan pelapor untuk seluruhnya.

Pembacaan hasil Keputusan Sidang Bawaslu dilaksanakan di Kantor Bawaslu Propinsi Sulut di Winangun pada Senin (25/03/19) hingga pukul 23.00, untuk koreksi majelis sidang masih memberikan waktu 3 hari sejak putusan dibacakan.

Sementara itu dari tim penasehat hukum Partai Nasdem Fendy Ratulangi berterima kasih dengan keputusan ini dan menghargai proses persidangan yang berjalan di Bawaslu Propinsi Sulut.

“Kami sangat berterima kasih dengan hasil ini, hasil yang mendudukan persoalan ini pada betul-betul pada prosedur hukum yang berlaku,” jelas Fendy kepada media Sulutlink.com.

Edit:Kta09
March 26 2019

You must be logged in to post a comment Login