stats
for wordpress

Benny : Permintaan Minyak Cengkih & Minyak Pala Tidak Mampu Dipenuhi

IMG_20170810_162456Manado, Sulutlink.   Produk Minyak Cengkih dan Minyak Pala asal Sulut sangat diminati pasar di Eropa dan Asia. Namun sayangnya, permintaan pasar sangat besar tapi tidak mampu dipenuhi semuanya. Seperti disamapaikan Benny Alusingsing, salah satu wirausaha muda yang tinggal di Tomohon dan berkesempatan memamerkan produk Minyak Cengkih dan Minyak Pala dalam Sulut Enterprenur Day 2017 di Mantos-3 hari ini Kamis, (10/8).

Menurut Benny,  usaha Minyak Cengkih, Minyak Pala,  Minyak Vanili bahkan Minyak  Cabe rawit peluangnya sangat terbuka luas. Permintaan pasar luar negeri sangat besar hingga ribuan ton tetapi tidak mampu dipenuhi, padahal bahan baku di Sulut sangat banyak.

Sebagai gambaran, jika menjual cengkih kering dengan harga Rp. 113.000 /kg, maka untuk menghasilkan 1 ltr. minyak cengkih dibutuhkan 10 kg.  atau modal Rp. 1.130.000,-.  Harga dari 1 liter  minyak Cengkih kadar 98 – 99  % di pasar luar negeri sebesar Rp.  10  s/d Rp. 15 Juta.

IMG_20170810_133054_1Prospek usahanya jelas menguntungkan,  namun kendalanya pada modal untuk pengadaan mesin pengolahan dan modal pembelian bahan baku cengkih dan biji pala.  Untuk mensiasati permintaan dari luar, maka dilakukan berdasarkan pembayaran awal dari pembeli sebagai dasar pembelian bahan baku yang akan diproses oleh pemesan.

“Kapasitas yang mampu diproduksi hinga saat ini baru sekitar 200 liter  Minyak Cengkih, dan 200 liter  Minyak Pala sesuai kemampuan mesin yang ada,”  jelas Benny sambil berharap ada pihak Bank yang bersedia memberi bantuan pendanaan. Manfaat, baik minyak cengkih dan minyak pala, sangat banyak seperti– untuk medis,  kecantikan,  therapy, bahan tambahan minuman berkelas di luar negeri hingga untuk penyedap masakan. (jansen)

 

 

Rate This Page

You must be logged in to post a comment Login