|
Wabup Lantik Sagay
Jadi Kumtua
Suasana Desa
Kalawiran Sempat
Mencekam
Laporan Rikson
Karundeng
Tondano, Sulutlink,
Meski
sempat memanas,
Wakil Bupati
Minahasa Jantje
Sayouw tetap
melantik hukum tua (Kumtua)
Desa Kalawiran
Kecamatan Kakas
Kabupaten Minahasa
Adri Sagay, yang
meraih suara
terbanyak dalam
pilhut desa
Kalawiran yang
digelar 11 Juni lalu.
Pelantikan Kumtua
yang biasanya
merupakan puncak
pesta demokrasi di
setiap desa di
Minahasa saat ini,
ternyata tidak
berlaku bagi Desa
Kalawiran. Pasalnya,
saat acara
pelantikan digelar,
massa pro Sagay dan
massa pro saingannya,
Joutje Kuhu yang
hanya kalah beberapa
suara dari Sagay,
nyaris bentrok
hingga, polisi baik
dari Polsek maupun
Polres Minahasa
terpaksa harus turun
tangan menjaga
keamanan desa.
Kasus dugaan
kecurangan di pilhut
Desa Kalawiran ini
memang sebelumnya
telah dibawa ke
Dekab Minahasa dan
polisi. Bahkan oleh
Komisi A telah
dilakukan hearing
lebih dari dua kali
untuk mencari solusi
terbaik. Menurut
Sajow, sebagaimana
yang dituturkan
Kabag Humas
Pemerintah Kabupaten
Minahasa, Vicky
Tanor kepada
wartawan, pemerintah
tidak akan memihak
kepada siapapun,
tapi proses
pemerintahan harus
tetap jalan, dan
segala dugaan
kecurangan yang ada
sebaiknya diserahkan
kepada pihak
berwajib. “Jika
terbukti, maka hasil
pemilihan harus
dianulir,” ujar
Tanor.
Selain melantik
Hukumtua Sagay,
dihari yang sama,
JWS juga melantik
Hukumtua terpilih
Desa Wineru,
Kecamatan Kakas,
Jongke Steven Tuegeh.
Dalam sambutannya,
JWS mengatakan
pemerintah
memberikan apresiasi
kepada warga yang
boleh mewujudkan
acara ini sehingga
terlaksana dengan
baik. “Memang dalam
demokrasi hanya satu
yang terpilih.
Apalagi Tuhan telah
berfirman, bukan
kamu yang memilih
tapi Tuhan-lah yang
memilih,” tukasnya
seraya menyatakan
berterima kasih
kepada mantan
Hukumtua yang telah
melaksanakan tugas
dengan baik. |