|
Pilkada Mitra 7 Agustus Bakal Seru
4 Pasang Calon Bersaing Ketat
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO, Sulutlink.
Tanggal 7 Agustus 2008 atau tepatnya hari
Kamis, boleh jadi hari yang paling bersejarah bagi Kabupaten
Minahasa Tenggara (Mitra). Betapa tidak, pada hari itu
ribuan warga disana bakal memilih pemimpin pertama mereka
melalui Pilkada Bupati – Wakil Bupati periode 2008-2013.
Tercatat ada 4 pasang calon akan bertarung hidup-mati dalam
memperebutkan kursi panas top eksekutif Mitra. Mereka adalah;
Telly Tjanggulung – Jeremia Damongilala (Partai Golkar),
Mala Mailangkay – Adri Mokat (PD,PAN, Partai Pelopor), Frits
Wagania – Elvie Watuseke (Gabungan 9 Parpol) dan Berty
Tangel- Nico Usoh (PDIP).
Dari berbagai sumber menyebutkan, ke empat
kandidat masing-masing memiliki peluang menuju orang nomor
satu di Mitra. Hanya saja, timbul kekuatiran dari sejumlah
tokoh politik di daerah itu, dimana prediksi money politik
bakal tak terelakan. Tinggal menghitung siapa terkuat dan
siapa paling banyak rupiah. “Kalu mo kase, ambe depe doi,
tapi kalu mo pilih tantu ada dihati no,”begitu tanggapan
sejumlah warga disana pada
sulutlink.
Kekuatiran bakal digerakannya PNS untuk
mendukung salah satu calon di daerah ini juga menjadi
perhatian serius dari gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS).
Kepada sulutlink dia berpesan agar PNS di Mitra dapat
menjaga netralitasnya. “Silahkan menggunakan hak pilih, tapi
jangan sampai bermain pada domain politik. Mari kita junjung
tinggi demokrasi yang akan berlangsung ini dan jangan
kotori,”katanya seperti dikatakan Drs Roy Tumiwa Kepala Biro
Tata Pemerintahan dan Hubmas Pemprov Sulut, Selasa (05/08)
Tak lupa SHS ikut menghimbau kepada para kandidat untuk
menghormati dan mentaati aturan main yang ada. Dengan begitu
Pilkada Mitra tak hanya bertujuan menghasilkan pemimpin baru,
tetapi juga memberikan pendidikan politik yang baik kepada
masyarakat. “Yang tidak kalah penting juga adalah menjaga
keamanan. Sebab tanpa keamanan Pilkada tidak akan berjalan
tertib dan lancar,”katanya.
KPUD Minsel sebagai penyelenggara Pilkada
sendiri telah mendistribusikan 163 kotak suara dan kertas
suara ke 6 kecamatan yang ada. Data diperoleh, jumlah
pemilih tetap dan tambahan mencapai 75.804 jiwa. Tidak itu
saja, sebanyak 1141 orang petugas KPPS dan 228 orang petugas
PPS telah siap menjalankan tugas yang dibebankan atau
dipercayakan demi suksesnya pelaksanaan Pilkada tersebut.
Bersamaan dengan itu, dan untuk
mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, para pejabat
Muspida Mitra serta Minsel menggelar rapat koordinasi yang
dipimpin Penjabat Bupati Mitra Drs Albert Pontoh. Hasilnya,
disepakati bahwa selama masa tenang tidak ada kegiatan dalam
bentuk apapun. Apabila ada kegiatan kandidat yang berbuntut
ke kriminalitas, dipersilahkan melaporkan ke Panwas dan
selanjutnya diteruskan ke aparat kepolisian untuk ditindak
sesuai aturan hukum berlaku.
Dijelaskan Sekda Drs Mecky Onibala, sejumlah
point penting disepakati dalam rapat tersebut. Yakni;
siapapun yang terpilih sebagai pemenang dalam Pilkada nanti
harus diterima dengan lapang dada. Ma-syarakat juga diimbau
ikut berpartisipasi dalam menggunakan hak suaranya untuk
memilih pada tanggal 7 Agustus mendatang. Dan selebihnya
kesepakatan melaksanakan pilkada damai secara bersa-ma.
|