|
Sibuk
Berjuang Untuk Kepentingan Parpol
Legislator
Manguni Dinilai Tak Sehati Bela Kepentingan Rakyat
Laporan
Rikson Karudeng
Tondano,
Sulutlink- Keretakan hubungan sejumlah personel Dewan
Kabupaten (Dekab) Minahasa, yang ditandai dengan aksi
tuding-menuding antar para wakil rakyat di gedung Manguni
tersebut, mulai menjadi sorotan warga Minahasa. Pasalnya,
keberadaan para legislator di Dekab adalah representasi
masyarakat dan mengutamakan kepentingan masyarakat di atas
kepentingan apapun.
Namun yang
terjadi di Dekab Minahasa, justru bertentangan dengan apa
yang diinginkan masyarakat. Para wakil rakyat, dinilai
menjadi representasi politik oleh partai-partai yang
mengusung mereka. “Sekarang ini, para legislator di Dekab
Minahasa, lebih memperjuangkan kepentingan partai mereka
masing-masing, dan mengabaikan kepentingan rakyat. Lia jo
dorang, lebe suka baku kritik dorang pe kepentingan partai
daripada baku kritik dorang pe perjuangan untuk rakyat,”
ujar salah seorang warga Kecamatan Kawangkoan.
Lembaga
Pemantau Pemerintahan, Politik dan Kemasyarakatan (LP3K)
melalui Ketua dan Sekretarisnya, Ferrol Warouw ST dan Donny
Rumagit SP membenarkan opini masyarakat terhadap legislator
ini. Menurut mereka, para wakil rakyat yang duduk di dewan
memang cenderung memperjuangkan kepentingan partai di atas
kepentingan rakyat. Dimana kepentingan partai seringkali
cenderung lebih berpihak pada pihak-pihak atau pribadi yang
ada di dalam partai tersebut. “Jadi istilahnya, kepentingan
rakyat ditempatkan di nomor sekian, dimana kepentingan
Parpol lebih diutamakan untuk memuluskan kepentingan pribadi
yang berkecimpung dalam parpol tersebut” ujar mereka kepada
Sulutlink, Kamis (7/8) .
Untuk itu,
dua tokoh generasi muda di Minahasa ini meminta, agar
menjelang Pemilu ini, masyarakat lebih awas dan selektif
dalam menilai dan menetapakan serta memilih calon yang akan
mereka utus ke dewan. “Jangan sampai salah pilih,” tandas
mereka. “Jangan sampai memilih wakil rakyat yang cuma datang,
duduk, diam atau juga wakil rakyat yang cuma jago kritik
tapi tak punya action untuk solusi,” tambah Warouw dan
Rumagit.
Di dewan Minahasa sendiri, sebagaimana sering
diberitakan, aksi tuding-menuding yang terkesan saling
membusukan antara satu legislator dengan lainnya bukan hal
yang aneh. Apalgi jika para wakil rakyat tersebut berlatar
belakang parpol yang berbeda. Dipastikan mereka akan
berjuang mati-matian untuk kepentingan partainya
|