Main Page

Halaman Berita,  12 Agustus, 2008

 

Raup 27.465 Suara

Hasil Pleno KPUD Minsel: Pasangan T2-Djadi Pemenang Pilkada Mitra

Laporan Denni Pinontoan

 

Ratahan, Sulutlink. Meski kondisi keamanan Minahasa Tenggara masih tegang namun KPUD Minahasa Selatan sebagai penyelenggara Pilkada Mitra terus menjalankan tugas sesuai dengan aturan yang ada. Senin (11/8) KPUD Minsel melakukan rapat pleno penetapan calon Bupati dan wakil Bupati Mitra terpilih di sekretariat KPUD Mitra. Selain itu rapat pleno KPUD Minsel juga melakukan rekapitulasi penghitungan suara dari masing-masing Kecamatan.

 

Ketua KPUD Minsel Ir. AOD Pangaila melalui juru bicara Dolvi Tutu, kepada wartawan, mengatakan rapat pleno berjalan aman tanpa ada gejolak. Sesuai revisi Undang-Undang Nomor 12 penghitungan pertama sesuai dengan perolehan suara 50 persen. Kalau diantara calon tidak ada yang mencapai 50 persen, dilakukan penghitungan kedua yaitu calon yang mencapai perolehan suara sebanyak 30 persen akan diplenokan sebagai calon Bupati dan wakil Bupati terpilih. Dan hasil perolehan suara Teli Tjangkulung – Djermia Damongilala, menang dengan meraup 27.465 suara atau sekitar 42.23 persen. Pasangan Malakat 14.431 suara atau 22,34 persen, Free 8.469 suara  atau 12,53 persen, Beta – Nju 15.504 suara atau 22,90 persen. “Hasil pleno KPUD Minsel menetapkan pasangan Telly Tjangkulung dan Djermia Damongilala sebagai calon Bupati dan wakil bupati terpilih,” ujar Tutu.

 

Pelaksanaan Rapat Pleno tersebut dijaga ketat sekitar 200 personil polisi dibantu TNI. Penjagaan superketat ini sangat efektif hingga proses Pelaksanaan Pleno berjalan lancar.

 

Sementara itu jumlah oknum tersangka pelaku kerusuhan Pilkada Mitra yang diamankan aparat kepolisian Minsel sampai Senin (11/8) telah menjadi 15 orang. Kapores Minsel AKBP Agus Kurtubi, melalui Kasat Reskrim, mengatakan sampai saat ini polres Minsel masih memburu sejumlah oknum yang terlibat aksi perusakan mobil, SPBU, Sekretariat Golkar Mitra dan ratusan rumah. Tersangka yang diamankan Sabtu hingga senin kemarin masing-masing FC alias France, MK alias Maikel Cs diamankan di Desa Tombatu. HL alias Hofni, ML alias Marthen, SD alias Stenly. Para tersangka yang diamankan ini disinyalir terlibat aksi pengrusakan saat melakukan aksi demo Jumat (8/8) lalu setelah mengetahui calon mereka kalah dalam Pilkada.