Main Page

Halaman Berita,  14 Agustus, 2008

 

Promosikan Sulut Melalui FIPOB

Penerjun Mancanegara Berlaga di Manado

Laporan: Budi H Rarumangkay

 

MANADO, Sulutlink. Kembali perhatian dunia internasional tertuju ke Sulut. Betapa tidak, sejumlah penerjun mancanegara ikut berlaga dalam Festival Internasional Pemuda dan Olahraga Bahari (FIBOP) ke III yang dibuka Menpora RI Adhyaksa Dault, Selasa (12/08) di kawasan Mega Mall Boulevard Manado. Tontonan menarik ini tentu saja menjadi perhatian warga kota. Terlihat ribuan pengunjung memadati sepanjang kawasan Piere Tendean Boulevard Manado.

 

Pembukaan yang diawali dengan atraksi Aeromodeling, tarian Maengket dan senam massal, ikut memukau ribuan pengunjung. Pun Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi yang turut hadir dalam kesempatan ini, dibuat terpesona. Tak pelak, berbagai pujian dilontarkan atas kerja jajaran Pemerintah Kota Manado sebagai pelaksana. Bahkan, sanjungan dilontarkan kedua Menteri Negara tersebut atas kesiapan Kota Manado menyelenggarakan ivent bertaraf internasional ini.

 

Menpora sendiri dalam sambutannya mengaku kaget ketika Walikota Manado mengajukan diri sebagai tuan rumah FIBOP. Sebab kata dia, untuk melaksanakan ivent ini butuh persiapan matang, dan ternyata, Pemerintah Kota Manado sanggup melaksanakannya. “Salut pada Walikota Manado, terimakasih atas totalitasnya mensukseskan acara ini, juga terimakasih warga Manado,”kata Dault.

 

Sebagai effect dari pelaksanaan ini, tambah Menpora, maka, Kota Manado akan semakin dikenal dunia internasional. Sebab, sejumlah negara sahabat juga ikut mengirimkan atlit penerjun mereka di FIBOP ke III ini. “Mari kita sukseskan ivent ini dan terlebih lagi gali potensi bahari di kota Manado dan jadikan FIPOB bermakna. Kembangkan potensi sektor kelautan dan promosikan potensi bahari daerah,”tegasnya.
 

Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) sendiri mengakui kalau Sulut memang daerah Bahari dan potensinya begitu besar. Tapi lepas dari itu, Sarundajang mengatakan dengan adanya FIPOB ini tentunya akan memacu potensi-potensi pariwisata. “Otomatis juga FIPOB akan berpengaruh positif ke kabupaten dan kota lain yang ada di Sulut. Saya apresiasi untuk Walikota Manado dan harapan saya ada penghargaan khusus dari Menteri bagi Walikota Manado kita ini. Karena ajang FIPOB adalah Golden Kreator,” katanya.

 

Sementara itu, suasana kawasan Mega Mall sejak pagi hingga petang berubah menjadi lautan manusia. Festival Internasional Pemuda Olah raga Bahari (FIPOB) ini ditandai dengan pengguntingan balon dengan logo FIPOB dan pelepasan burung merpati. Seiring dengan itu, ke-84 perenang yang dilepas dari MCC tiba di garis finish yang tepat berada di depan panggung utama serta pendaratan puluhan penerjun dari pesawat Hercules C 130.
 

Namun sebelum acara dibuka, ratusan pelajar se kota Manado mempersembahkan tari-tarian khas milik daerah Bumi Nyiur Melambai. Bahkan pertunjukan Barongsai juga ikut dipertontonkan, hingga Marching Band. “Ini semua berkat kerjasama semua stake holders dan warga kota,”ujar Ketua Panitia Pelaksana Sekertaris Kota Manado, Ir Vecky Lumentut pada sulutlink.