|
Promosikan Sulut Melalui
FIPOB
Penerjun Mancanegara Berlaga di Manado
Laporan: Budi H Rarumangkay
MANADO,
Sulutlink. Kembali perhatian dunia internasional tertuju
ke Sulut. Betapa tidak, sejumlah penerjun mancanegara ikut
berlaga dalam Festival Internasional Pemuda dan Olahraga
Bahari (FIBOP) ke III yang dibuka Menpora RI Adhyaksa Dault,
Selasa (12/08) di kawasan Mega Mall Boulevard Manado.
Tontonan menarik ini tentu saja menjadi perhatian warga kota.
Terlihat ribuan pengunjung memadati sepanjang kawasan Piere
Tendean Boulevard Manado.
Pembukaan yang diawali dengan atraksi Aeromodeling, tarian
Maengket dan senam massal, ikut memukau ribuan pengunjung.
Pun Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Freddy Numberi yang
turut
hadir dalam kesempatan ini, dibuat terpesona. Tak pelak,
berbagai pujian dilontarkan atas kerja jajaran Pemerintah
Kota Manado sebagai pelaksana. Bahkan, sanjungan dilontarkan
kedua Menteri Negara tersebut atas kesiapan Kota Manado
menyelenggarakan ivent bertaraf internasional ini.
Menpora
sendiri dalam sambutannya mengaku kaget ketika Walikota
Manado mengajukan diri sebagai tuan rumah FIBOP. Sebab kata
dia, untuk melaksanakan ivent ini butuh persiapan matang,
dan ternyata, Pemerintah Kota Manado sanggup melaksanakannya.
“Salut pada Walikota Manado, terimakasih atas totalitasnya
mensukseskan acara ini, juga terimakasih
warga
Manado,”kata Dault.
Sebagai
effect dari pelaksanaan ini, tambah Menpora, maka, Kota
Manado akan semakin dikenal dunia internasional. Sebab,
sejumlah negara sahabat juga ikut mengirimkan atlit penerjun
mereka di FIBOP ke III ini. “Mari kita sukseskan ivent ini
dan terlebih lagi gali potensi bahari di kota Manado dan
jadikan FIPOB bermakna. Kembangkan potensi sektor kelautan
dan promosikan potensi bahari daerah,”tegasnya.
Gubernur Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) sendiri mengakui
kalau Sulut memang daerah Bahari dan potensinya begitu besar.
Tapi lepas dari itu,
Sarundajang
mengatakan dengan adanya FIPOB ini tentunya akan memacu
potensi-potensi pariwisata. “Otomatis juga FIPOB akan
berpengaruh positif ke kabupaten dan kota lain yang ada di
Sulut. Saya apresiasi untuk Walikota Manado dan harapan saya
ada penghargaan khusus dari Menteri bagi Walikota Manado
kita ini. Karena ajang FIPOB adalah Golden Kreator,” katanya.
Sementara itu, suasana kawasan Mega Mall sejak pagi hingga
petang berubah menjadi lautan manusia. Festival
Internasional Pemuda Olah raga Bahari (FIPOB) ini ditandai
dengan pengguntingan balon dengan logo FIPOB dan pelepasan
burung merpati.
Seiring
dengan itu, ke-84 perenang yang dilepas dari MCC tiba di
garis finish yang tepat berada di depan
panggung utama serta pendaratan
puluhan penerjun dari pesawat Hercules C 130.
Namun
sebelum acara dibuka, ratusan pelajar se kota Manado
mempersembahkan tari-tarian khas milik daerah Bumi Nyiur
Melambai. Bahkan pertunjukan Barongsai juga ikut
dipertontonkan, hingga Marching Band. “Ini semua berkat
kerjasama semua stake holders dan warga kota,”ujar Ketua
Panitia Pelaksana Sekertaris Kota Manado, Ir Vecky Lumentut
pada sulutlink.
|