Bupati ROR Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Provinsi Sulut 2019

Minahasa,Sulutlink.com- Bupati Ir Royke Oktavian Roring, MSi menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian Kebakaran Hutan
dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sulawesi Utara, Senin (16/9/2019) yang dilaksanakan di Kantor Gubernur Sulut.

Rapat yang dipimpin oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE ini dilaksanakan sebagaimana arahan Presiden, karena melihat telah terjadi Kebakaran Hutan yang sangat besar di 8 Kab/Kota yaitu, Minahasa, Bolaang Mongondouw, Bolmut, Mitra, Minsel, Minut dan Kota Bitung serta Kota Manado.

Musim kemarau yang diperkirakan sampai bulan Oktober dan dari data yang ada, sekian banyak desa yang mengalami kebakaran hutan yang penyebabnya dari ulah manusia sendiri ketika membuka/membakar lahan dan membuang puntung rokok sembarangan.

Diketahui bencana kebakaran yang terjadi sudah membesar, dimana penanganan selama ini dilakukan secara bersama oleh Polhut dan TNI/Polri yang ada di Kecamatan dan masyarakat setempat serta Pemerintah Desa dan Mapala.

Dalam hal ini dana yang ada di Provinsi dan Kota cukup untuk menangani kebakaran hutan dengan Membuat satgas dan memakai dana yang ada.

Pada rapat ini Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring, MSi memberikan laporan di Minahasa saat ini telah 50 kasus kejadian Karhutla, yang awalnya hanya membakar sampah tapi akhirnya membesar dan penanganan saat ini ada kerja sama dari TNI Polri.

“Dari semua kejadian masih ada satu yang belum tuntas yaitu di wilayah Warembungan sudah ada kerja sma dengan pihak kepolisian,”jelas ROR.

Menurutnya, kejadian kebakaran hutan di Kecamatan Tombulu sudah langsung diproses, karena kenyataan yang kita dapati ada Perusahaan yang sengaja membuang sampah ke Minahasa dan dibakar setelah itu dibiarkan begitu saja.

Dalam hal ini Bupati ROR, meminta petunjuk dan arahan serta dana untuk penanganan Karhutla yang terjadi di Kabupaten Minahasa.

Sementara itu Gubernur Sulut dalam kesimpulannya mengatakan, setelah mendengarkan laporan dan masukan dari Kabupaten/Kota yang terkena dampak Karhutla, akan segera mengeluarkan penetapan status penanganan darurat melalui penerbitan Surat Keputusan, sehingga dapat menggunakan dana darurat tak terduga APBD dan mengajukan permohonan dana ke BNPB Pusat.

Rakor dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, Sekprov Sulut Edwin Silangen, Kapolda Sulut Irjen Pol Remigius Sigid Tri Harjantho, Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Tiopan Aritonang, Wakajati, dan DanLanut,
Serta Bupati/Walikota se Provinsi Sulut, para Kepala BPBD Kab/Kota se-Sulut, para Kepala Damkar Kab/Kota se-Sulut, Asisten I Minahasa DR Denny Mangala MSi, Kepala BPBD Mainahasa Yanes Pesik dan Kadis Damkar Minahasa Alexander Mamesah.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login