Bupati Tetty Paruntu Hadiri Rakornas Jakstranas Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan RI

Minsel,Sulutlink.com – Bupati Dr (HC) Christiany Eugenia Paruntu,SE, D.Min atau lebih dikenal dengan panggilan akrab Tetty Paruntu, bersama Ketua DPRD Kabupaten Minsel Jenny J Tumbuan,SE, Selasa (3/4/2018) di Jakarta, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kebijakan dan Strategi Nasional (Rakornas Jakstranas) Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejinis Sampah Rumah Tangga, yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.

Rakornas Jakstranas dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2018.

Dalam kegiatan Rakornas, turut dilakukan sosialisasi Peraturan Presiden RI nomor 97 tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga di tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Kegiatan Rakornas yang dihadiri oleh para Gubernur dan Bupati serta Walikota ini, diperkirakan dihadiri sekitar 2000 peserta.

Dalam sambutannya Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Dr Ir Siti Nurbaya Bakar MSc mengatakan, pengelolaan sampah rumah tangga memasuki paradigma baru sejak tahun 2008 dan menjadi suatu yang dilakukan dengan memperhitungkan aspek ekonomi, karenanya pengelolaan sampah tidak hanya bisa dilakukan oleh Kementerian LHK saja, atau Kementerian PUPR, tetapi seluruh Kementerian/Lembaga.

“Perpres Jakstranas ini merupakan terobosan baru dalam pengelolaan sampah, yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan, untuk melakukan pengelolaan sampah terintegrasi, mulai dari sumber sampai proses akhir,”terang Menteri LHK.

Adapun target pengelolaan sampah yang ingin dicapai adalah 100 persen sampah terkelola dengan baik dan benar serta pada tahun 2025 Indonesia Bersih Sampah.

Disisi lain Mendagri Tjahjo Kumolo selaku Pembina Kepala Daerah dalam sambutannya mengatakan, kerja sama yang perlu dilakukan di daerah, seperti apa untuk mengelola sampah termasuk dengan swasta.

“Sangat penting mensosialisasikan Perpres ini ke Kepala Daerah karena mengingat wewenang sebagian pengelolaan sampah 60 persen ada di daerah,”ujar Mendagri.

Sementara itu Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro menjelaskan, keterkaitan rencana pengurangan dan penanganan sampah, harus sesuia dengan RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) dan RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah).

Lain lagi dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan, yang mengangkat bicara soal Energi Baru Terbarukan (EBT) dan terkait pemanfaatan sampah untuk alternatif energi.

Hadir dalam kegiatan Rakornas Menteri LHK Dr Ir Siti Nurbaya Bakar,MSc, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menteri PPN/Bappenas Bambang Brodjonegoro, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri PUPR Basuki Hadimulyono, Menteri BUMN Rini Soemarno, para Gubernur dan Bupati serta Walikota. (JoTam/Adv)

You must be logged in to post a comment Login