BW: PT. Perum Angkasa Pura I Manado, Kaji Lagi Terkait Soal Rekrut Tenaga Kerja Luar

BRAIEN WAWORUNTU KETUA KOMISI IV
DPRD PROVINSI SULAWESI UTARA

DEPROV, (sulutlink.com) Pertemuan Komisi IV DPRD Sulut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sulut dengan PT. Perum Angkasa Pura I Pengelolah Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, sehubungan dengan adanya laporan pengaduan dari warga Lapangan Kecamatan Mapanget, terkait aktifitas di pengerjaan pembangunan, perluasan bandara yang menurut data pengaduan bahwa telah berdampak terganggunya sumber air sumur warga mulai keruh dan kotor. Tidak itu saja, pengaduan warga Lapangan juga mengadukan adanya suara bising ditengah warga pada malam hari sehingga membuat warga tidak tenang beristirahat.

Mencermati laporan pengaduan warga Lapangan maka  membuat Komisi IV DPRD Sulut lakukan sidak langsung ke lokasi bandara internasional menyasar kantor pt. Perum Angkasa Pura I bandara internasional Manado,” Kamis, (2/7) yang lalu, (pemberitaan sudah di publikasikan).

Selain publikasi pemberitaan pertemuan tersebut, di sela-sela menuju sidak ke lokasi pengerjaan ada hal menarik saat di tanya tanggapan ketua Komisi IV DPRD Sulut, Braien Waworuntu, terkait tenaga kerja luar yang mendominasi hadir di kota manado usai pertemuan mengungkapkan; 
bahwa sesuai instruksi Presiden Jokowi lewat Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang program padat karya;
” Arahan Presiden bahwa diararahkan kepada beberapa kementerian di antaranya Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), dan Kementerian PUPR dan Kementerian Perhubungan” menurut BW, ternyata tenaga yang bekerja sebagai pekerja proyek pembangunan, perluasan bandara internasional Sam Ratulangi manado, tenaga yang dari luar lebih banyak.
“Ternyata tenaga luar Lebe banya dari tenaga lokal. Jadi dengan kebijakan seperti ini, sudah dianggap melanggar ketentuan,” ujar BW.

Komisi IV DPRD Sulut, berharap GM Minggus Gandeguai, dan jajaran harus memperhatikan instruksi presiden/kementerian tenaga kerja, kaji ulang soal penempatan tenaga kerja luar, yang seharusnya lebih banyak tenaga lokal,” tandas Braien.
(Karel)

You must be logged in to post a comment Login