Covid-19 Membuat Bridge Online Semakin Diminati

Oleh : Bert Toar Polii

Menghadapi penyebaran Covid-19 hampir semua kegiatan olahraga di seantero dunia ini dihentikan. Olahraga bridge juga kena dampaknya. PB Gabsi langsung menunda semua event yang diselenggarakannya demikian juga dengan Asia Pacific Bridge Federation (APBF) langsung menunda APBF Open Congress yang sedianya akan berlangsung tanggal 14-22 April 2020.
Hal yang sama juga dilakukan oleh hamper semua Negara yang terkena dampak mewabahnya virus corona demi menunjang program “social distanscing” yang sedang digalakan.
Beruntung pertandingan bridge masih bisa dipertandingkan online da nada situs Bridge Base Online atau yang dikenal dengan BBO.
Situs yang dibuat Fred Gitelman seorang pakar bridge dari Kanada dan disponsori Bill Gates orang terkaya di dunia yang menggandrungi olahraga bridge menjadi pelipur lara buat penggemar bridge yang ingin menyalurkan hobinya.
Keuntungan dari situs yang dibuat sejak tahun 1990 ini tidak dipunggut bayaran dan terbuka selama 24 jam dan tetap ramai. Karena ketika di Asia misalnya sudah tidur di kawasan lain baru bangun atau malah sedang melakukan kegiatan.
Karena kawasan Amerika dan Eropa juga terdampak kasus covid-19 dan melakukan lockdown serta membatasi kegiatan pertandingan bridge maka sebagian mulai memindahkan ke pertandingan online.
Di tingkat dunia ada The 3rd World Youth Online Championship yang sedang berlangsung kemudian ada Bridge System Champion yang terbagi dua divisi, divisi Atlantik dan divisi Pasifik. Kemudian nanti ada 8 tim kuat dari Eropa dan Amerika, yaitu Lavazza, Upmark, Moss, Spector, Blass, Tulin, Meltzer, and Street.akan bertanding mulai Senin besok selama seminggu. Mereka akan bermain setengah kompetisi @24 papan. Sebagian besar pemain top dunia akan ikut event ini.
Di Indonesia sendiri sejak hari Rabu 17/3 diadakan turnamen pasangan di BBO dimana berlangsung 3 hari babak penyisihan dan 10 terbaik dari hasil 3 hari bertanding di babak final yang berlangsung hari Sabtu 20/3 dan Minggu 21/3. Selanjutnya sejak tanggal 18 April akan diadakan Kejuraan Patkawan Antar Kota. PB Gabsi memang dalam kepengurusan periode ini telah membentuk Komite Bridge Online untuk menggalakan turnamen bridge online yang pasti akan menjadi pilihan banyak orang dimasa mendatang.
Walaupun masih banyak pemain, seperti Zia Mahmood dan penulis sendiri yang jelas merasa lebih menikmati jika bertanding saling berhadapan di meja bridge ketimbang bermain bridge online.
Sedikit kembali ke The 3rd World Youth Online Championship yang saat ini sudah memasuki session ketiga dari rencana 7 session babak penyisihan.
Indonesia Girls U26 sempat memimpin di tempat pertama Premier League Pool A setelah menyelesaikan 3 session dengan kemenangan. Session ketiga mereka mengalahkan Thailand.18.87-1.13 VP.
Sementara itu untuk pertandingan Junior U26 melawan China akan berlangsung hari ini Minggu 21/3 pada pukul 12.00 GMT atau pukul 19.00 WIB.
Pertandingan lain antara Kids U16 melawan Kanada akan berlangsung Senin 22/3 pada pukul 13.00 GMT atau pukul 20.00 WIB.
Sementara itu dari arena Bridge System Champinship di divisi Pasifik dimana ada 4 team yang bertanding dengan 14 tim lainnya yang berasal dari 10 negara. Ke 18 tim ini juga akan memainkan babak penyisihan sistim Swiss dimana 4 tim terbaik akan melaju ke babak semi final.
Pada session pertama tim 2/1 Lontoh mengalahkan tim Asaduzzaman dari Bangladesh dengan angka 14.59-5.41 VP. Tom 2/1 Fakhri kalah dari Tim Farukh Pakistan dengan skor 5.52-14.08 VP sedangkan dua tim lainnya Precision Yuzendra berbagai angka 10-10 VP dengan Tim Precision Effendy.
Sementara itu hasil Pairs Indonesia Bridge Online Final session pertama adalah :
m_a_n+bert_polii 62.73
1
nayaka+kuter 57.39
2
sinteta+algi 99 56.12
3
agbc_081+plc_pku_09 55.80
4
wafiak+nagaswara 55.74
5
mirza ajah+ftbc 065 55.51
6
herbuck+Serang 02 54.22
7
ridho87+galamai 53.48
8
Mit1966+durentasik 53.45
9
rafly_dir+arlan 52.82
10

Nanti hari ini Minggu 21/3 pukul 20.00 WIB akan dilangsungkan babak final session kedua.

You must be logged in to post a comment Login