Dari Rakor PPKA Sulut: Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak Harus Ditindak Tegas

PEMPROV, Sulutlink.com – Masih maraknya pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak, Pemerintah Provinsi Sulut gelar rapat kordinasi Penguatan, Perlindungan dan Kesejahteraan Anak (PPKA) yang dipimpin langsung Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Steven O.E. Kandouw.

Ditegaskan Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw bahwa pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ditindak tegas agar ada efek jera.

Menurut Kandouw, Perempuan dan anak harus dilindungi karena masa depan bangsa ada pada perempuan dan anak. Oleh karena itu, pelaku kekerasan terhadap perempuan dan anak termasuk pelecehan seksual dan trafficking harus ditindak tegas,” ujar Kandouw, ketika membuka rapat koordinasi (rakor) Penguatan Perlindungan dan Kesejahteraan Anak (PPKA) Provinsi Sulut di Manado, baru-baru ini.

Kandouw, mengemukakan bahwa penguatan program terhadap perlindungan perempuan dan anak sangat penting untuk diseriusi secara bersama terlebih bagi instansi dan pihak-pihak terkaitnya.

“Jangan kendor. Harus bersemangat dengan melibatkan semua pihak baik tokoh agama dan masyarakat,” tukas Kandouw

Secara nasional kata Kandouw, untuk perempuan dan anak dari aspek partisipasi gender, Sulut menempati peringkat atas atau paling baik di Indonesia, “Begitu juga kasus eksploitasi perempuan dan anak, kita cukup rendah,” tandasnya.

Kandouw menekankan soal sinergi dan koordinasi penguatan program perlindungan anak, baik dari provinsi dan pemerintah daerah (pemda) di kabupaten dan kota, serta stakeholder terkait harus proaktif. “Mantapkan koordinasi dan sinergi agar program ini bisa lebih maksimal di semua daerah,” imbuhnya.

Rakor PPKA digagas oleh Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sulut dihadiri berbagai narasumber diantaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Sulut, Mieke Pangkong, Kepala Biro Kesra dr. Kartika Devi Kandouw-Tanos, Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulut, Grace Punuh, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Sulut, Kompol Elizabeth Getroida, TP PKK Sulut dan Instansi terkait di kabupaten/kota.

redaksi2Supit September 20 2019.

You must be logged in to post a comment Login