Diduga Terlibat Aksi Percaloan Rekrutmen CPNS Jalur Sekdes Oknum ASN Minsel Dipolisikan

Minsel,Sulutlink.com – Aksi Percaloan rekrutmen CPNS jalur Sekertaris Desa (Sekdes) yang diduga dilakukan oknum ASN, yang pernah bertugas di Bagian Humas dan Protokoler Setda Pemkab Minahasa Selatan, dilaporkan polisi.

Berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/518/XII/2018/Sulut/Res Minsel tanggal 20 Desember 2018, menerangkan pelapor Yuni Wawointana, warga Desa Lopana Rumoong Bawah Kecamatan Amurang Minsel, mempolisikan oknum MGM alias Megi alias Gina dengan dugaan tindak Pidana Penipuan dan Penggelapan yang terjadi pada tanggal 15 Maret 2016 silam.

Laporan polisi yang dilakukan pelapor Yuni Wawointana, diterima oleh Banit SPK Bripka Iwayan Darsana di Mapolres Minsel.

Sementara itu pelapor Yuni Wawointana ketika dimintai konfirmasi, Kamis (10/1/2019) oleh awak media di Amurang mengatakan, dirinya merasa dirugikan dan keberatan dengan tindakan yang dilakukan oleh terlapor, oknum MGM alias Megi alias Gina, yang tidak dapat membuktikan iming-iming atau janji untuk menfasilitasi pelapor menjadi ASN lewat jalur Sekertaris Desa (Sekdes).

Lebih lanjut pelapor menjelaskan, dirinya percaya dengan iming-iming atau janji karena terlapor telah meyakinkan pelapor, bahwa yang nanti akan menandatangani SK pegawai honorer 2010 adalah paman terlapor.

Ditambahkannya, terlapor kemudian meminta uang tunai sebanyak 50 juta rupiah dan telah diserahkan oleh pelapor kepada terlapor pada tanggal 5 Maret 2016 silam, yang disertai tanda terima yang ditandatangani oleh terlapor diatas meterai Rp.6000.

Dirinya juga percaya karena terlapor bersama lainnya, bisa menjadi PNS melalui jalur Sekdes tersebut, walaupun sebenarnya terlapor bersama lainnya sebelum dan sesudah menjadi PNS, tidak berkedudukan sebagai Sekdes.

Menurutnya, masalah ini sebenarnya tidak akan dilaporkan ke polisi, apabila terlapor MGM telah mengembalikan uang 50 juta rupiah tersebut.

Menariknya, pada tanda terima uang 50 juta rupiah tersebut terlapor MGM turut menyertakan nama oknum mantan Kaban PMD Minsel OL.

Sementara itu terlapor MGM karena sulit ditemui awak media, maka ketika dimintai konfirmasi melalui pesan WhatsApp menjawab,” Tggu jo berproses toh, nnt kn mo dapa lia sapa yg butul dg nda toh bozz. Inikan masalah suap.Tau th UU suap itu bgmn. Mar qt lh nd mngrti nohhh, soal hkm bgtu. Mar nnt kalo so mulai proses kan mo ta buka samua tohhhh,”tulis terlapor.

Terlapor ketika disentil sebagaimana dibukti tanda terima ada nama oknum mantan Kaban PMD Minsel, OL, menjawab,”Nantilah itu qt mo jelaskan pas so ada panggilan,”tulis terlapor.

Sementara itu Kapolres Minsel AKBP Winardi Prabowo,SIK melalui Kasat Reskrim AKP Arie Prakoso,SIK ketika dimintai konfirmasi terkait laporan polisi pelapor Yuni Wawointana melalui pesan WhatsApp menjawab, “Ok nanti kita 87. Tadi sdh ketemu dgn pak jon dan sdh djlaskan utk mau riksa sks dan akan dihubungi pelapor utk kpn riksaan dilaksanakan,” tulis Kasat Reskrim.

Sampai berita ini diturunkan oknum mantan Kaban PMD Minsel, OL, tidak dapat dimintai konfirmasi karena sulit ditemui.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login