Dinas Pertanian Minsel Respon Masalah Pembagian Air di Lahan Persawahan

Minsel,Sulutlink.com – Belum dilantiknya pengurus P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) di Kecamatan Tumpaan, telah berdampak pada pembagian air untuk lahan persawahan di Desa Matani dan Desa Popontolen Kecamatan Tumpaan.

Berdasarkan pantauan media ini, sumber masalah ditemui pada distribusi air dari saluran primer (jaringan utama dari bendungan) ke saluran sekunder/tersier (jaringan ke lahan persawahan) yang diributkan petani.

Agus Sumajow,SP Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Minsel saat ditemui dilokasi mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari petani yang mengeluhkan masalah pendistribusian air di lahan persawahan mereka.

Menurutnya, untuk distribusi air ke lahan persawahan, sebenarnya dilaksanakan sepenuhnya oleh pengurus P3A (Perkumpulan Petani Pemakai Air) yang ada didesa masing – masing.

P3A sendiri adalah wadah rembuk bagi petani dalam melakukan musyawarah pendistribusian aliran air untuk area persawahan.

Berdasarkan informasi dari petani bahwa pengurus P3A di kedua desa ini belum dilantik makanya pembagian air ini belum maksimal dan masih menimbulkan masalah di petani.

Dijelaskannya, tanggung jawab saluran irigasi primer ada di Dinas PUPR dan saluran irigasi sekunder/tersier ada di Dinas Pertanian, maka akan dilakukan koordanasi bersama antar kedua instansi terkait guna menyelesaikan masalah pembagian air ini.(JoTam)

 

 

You must be logged in to post a comment Login