DISHUB MINAHASA SALURKAN BANTUAN MASKER DAN DETEKSI PANAS TUBUH PADA SOPIR BUS UMUM DAN OJEK

Kawangkoan, Sulutlink.com
Antisipasi penyebaran virus corona covid-19 terus di galakkan di kabupaten Minahasa. Salah satu aksi nyata dari antisipasi virus tersebut seperti yang dilakukan oleh dinas perhubungan kabupaten Minahasa di terminal-terminal bus dan pangkalan-pangkalan ojek yang ada.

“Ini adalh implementasi dari instruksi bupati minahasa yang tertuang dalam surat edaran bupati minahasa nomor 272/6M-2020 tentang upaya pencegahan dan peningkatan lewat panduan terhadap virus corona diase (Covid-19) pada sektor perhubungan di kabupaten minahasa. Kepala dinas perhubungan minahasa Drs Henky Kaunang yang turun langsung mengedarkan surat edaran bupati minahasa tersebut di terminal kawangkoan dan terminal langowan (24/3) juga langsung melakukan deteksi panas tubuh kepada ratusan sopir dan pengemudi ojek di kedua wilayah tersebut.
Dalam isi edaran bupati minahasa tersebut, yang ditujukan kepada kepala dinas perhubungan minahasa, kepala satpol pp kabupaten minahasa, koordinator terminal tupe B di seluruh minahasa, oprator bus angkutan umum dan para pengendara ojek se kabupaten minahasa. Dimana pada inti surat edaran bupati yang terdiri dari tiga poin tersebut yang intinya pada upaya pencegahan serta melakukan tidakan deteksi terhadap sopir dan pengendara ojek di saat melakukan aktifitas pelayanan angkutan umum. Termasuk dengan para petugas pengelolah terminal bus umum sebagai garda terdepan pelayanan kepada masyarakat. Memasang panduan pengumuman tentang antisipasi penyebaran virus corona covid -19 di terminal. Mengadakan/menyiapkan Hand Saniteiser dan cairan disinfektan atau tempat cuci tangan bagi masyarakat.
Petugas terminal wajib memakai masker dan kaos tangan di saat melakukan aktifitas tugas pelayanan masyarakat di terminal.
Kepada masyarakat, disampaikan juga tentang etika ketika bersin atau batuk batuk di tempat tempat umum seperti ketika menjadi penumpang di dalam bus umum.
Menjaga jarak interaksi lawan bicara satu dengan yang lainnya.
Apabila isi surat edaran bupati minahasa ini tidak diindahkan oleh. Pemkab minahasa melalui satpol PP akan mengambil tindakan sesuai aturan hukum yang berlaku.
Kepada para Camat, Lurah dan Hukum Tua se Kabupaten minahasa agar terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat demi pencegahan antisipasi virus corona covid -19 ini.

Di tempat yang sama, camat kawangkoan Eightmi Moniung SH, mewanti-wanti keberadaan terminal kawangkoan yang samapai berita ini diexpose belum juga menyiapkan adanya tempat cuci tangan di terminal bus tipe B kawangkoan.
Dikatakan oleh Moniung, pihaknya sudah melakukan sosialisasi tentang “social distancing” sekaligus melakukan penyemprotan cairan disinfektan pada beberapa bus yang mangkal di terminal kawangkoan.
Senada dengan camat kawangkoan, staf khusus bupati minahasa Steven Supit SH. Mengkritisi sikap koordinator Dishub termiminal kawangkoan yang terkesan lambat dan di saat situasi tanggap darurat virus corona. Supit mengatakan bahwa terminal adalah tempat yang sangat rentan dan sangat berpotensi menjadi penyebaran virus. Pasalnya berbagai orang datang dan pergi dari tempat lain dan ke terminal kawangkoan. Intinya koordinator teminal kawangkoan dinilai seolah tidak prihatin dengan kejadian bencana virus corona covod -19 yang mewabah sedunia ini.

Fani Posumah ASN DisHub Sulut, sebagai koordinator teminal tipe B kawangkoan, ketika dikonfirmasi mengenai sorotan camat dan staf ahli bupati minahasa itu, mengatakan akan menyiapkan hand saniteser pada besok hari (rabu 25/3).
Atas konfirmasi Posumah tersebut Camat Moniung akan mengadakan pemeriksaan pada hari esok dan seterusnya dan jika terdapat ada pihak-pihak yang tidak melaksanakan sesuai surat edaran bupati minahasa, dirinya akan mengambil tidakan tegas. “Ini demi keselamatan banyak orang, jangan pandang enteng dan main-main dengan ancaman virus corona. Sebaiknya kita cegah sebelum ada korban. Pungkas Camat Kawangkoan. (Harry)

You must be logged in to post a comment Login