ERA KECERDASAN BUATAN, PEMERINTAH SIAPKAN UU PERLINDUNGAN DATA PRIBADI

Jakarta, Sulutlink.com – Memasuki era perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, pemerintah melalui Kemenkominfo tengah menyusun Rancangan Undang-undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi yang diharapkan bisa segera dibahas oleh DPR.

“Pemanfaatan
Artificial Intelligence (AI) di berbagai lini kehidupan saat ini banyak
menggunakan data pribadi sehingga data pribadi tersebut berpotensi
untuk disalahgunakan di era teknologi digital seperti sekarang ini, oleh
karena itu saat ini pemerintah tengah menyusun Rancangan Undang-undang
(RUU) Perlindungan Data Pribadi yang saat ini telah selesai dibahas
antar kementerian. Dalam waktu dekat, RUU tersebut diharapkan bisa
segera dibahas oleh DPR,” kata Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian
Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Semuel Pangerapan dalam acara
Indonesia AI Forum, di Jakarta, Rabu.

Samuel menjelaskan, UU
ini dibuat untuk melindungi data pribadi agar data tersebut benar-benar
digunakan sesuai dengan peruntukkannya, Jangan sampai masyarakat
berfikir aturan ini bisa malah menghambat industri untuk berinovasi.

Dalam
rancangan UU Perlindungan Data Pribadi nantinya akan dibentuk badan
independen yang bertanggung jawab terhadap pengelolahan data seperti DPA
(data protection authorty) serta membantu menelaah proses pengelolahan
data dan menjaga keseimbangan antara regulasi dan inovasi.

“Nantinya
juga akan dibentuk badan khusus untuk data pribadi. Kalau saya lebih
condong lembaga tersebut independen, bukan Kemkominfo. Nantinya, hal ini
akan didiskusikan bersama DPR,” kata Semuel.

Samuel menambahkan badan tersebut nantinya menjadi panduan bagi pelaku industri dalam mengelolah data secara bertanggung jawab.

“Undang-undang
ini bisa menciptakan lapangan pekerjaan baru sebagai data protection
officer, akan ada peluang baru dimana lembaga kecil UMKM tidak perlu
mengelola data konsumen mereka sendiri, akan membantu memperdalam
perlindungan data pribadi dari konsumen para UMKM tersebut, keseimbangan
akan mendorong inovasi,” kata Samuel.

Dalam kesempatan yang
sama, Senior Expert at e-Commerce Roadmap PMO Kementerian Koordinator
Perekonomian, Indra Purnama mengatakan, selain perlu adanya regulasi,
masyarakat juga harus memiliki kesadaran yang tinggi untuk melindungi
data-data pribadi mereka. Misalnya, ketika mengakses aplikasi di
perangkat mobile ataupun layanan financial technology (fintech).

“Kesadaran
terhadap privasi data ini sangat penting dan sudah disadari oleh
pemerintah yang sedang merancang UU tujuannya untuk menjaga kepentingan
masyarakat,” kata Indra.

Indra menjelaskan, perkembangan
teknologi sangatlah lincah sementara proses regulasi tidak bisa selincah
itu, karena itu semua pihak harus turut andil dalam menjaga data
pribadi milik sendiri, termasuk pelaku industri teknologi yang harus
menjaga data konsumen mereka.

“Sebagai pengguna, kita juga harus memperhatikan terms and conditions ketika mengakses aplikasi. Karena merasa sangat nyaman dengan value yang diberikan aplikasi tersebut, jangan sampai kita jadi lupa akan hal ini. Di sisi lain, penyelenggaranya juga harus mengedepankan etika terhadap data pengguna yang mereka miliki,” kata Indra. (ANT/Ryn)

You must be logged in to post a comment Login