Fanny Legoh: Ingatkan, Peristiwa Penikaman di Sekolah Orang Tua Berperan Sangat Besar Awasi Anaknya

DEPRO, Sulutlink.com – Personil Komisi IV DPRD Sulut Fani Legoh, menyebut tindakan anarkis yg dilakukan oknum siswa terhadap gurunya adalah perisitiwa mengejutkan bagi seluruh warga Sulut.

Orang Sulawesi Utara khususnya masyarakat Minahasa Raya memiliki filosofi, Si Tou Tumou Timou Tou, bukan Si Tou Tumou Timongko Tou, ‘itu pembunuhan’ bukan seperti itu. ,” ujar legislator senior sapaan akrab Ketua Fani Legoh’ kepada Sulutlink.com.

Menurut Legoh, mungkin ada aspek sosial, fisiologis perlu diteliti, apakah dengan berkembangnya IT, dan kecanggihan alat komunikasi seperti HP Android, sehingga tingkah laku anak-anak terpengaruh oleh hal hal yang buruk.

Mencermati kejadian di Lapangan itu DPRD sedang menggodok peraturan daerah dan tahun depan nanti akan terbit aturan ttg kekerasan Perempuan dan Anak serta Tracffiking. Peraturan itu bisa mengatur anak-anak siswa dibawah umur setingkat sma sampai sekolah dasar akan dilarang membawa Hp ke sekolah karena alat ini fungsinya hanya dalam rangka mencari informasi.

“Saya mengingatkan orang tua awasi aktifitas anak-anak diluar rumah, sehingga mereka tidak melakukan hal-hal yang buruk. Ajarilah anak anak mengenal lebih banyak tentang ilmu pengetahuan, ajak anak mengikuti kegiatan pengembangan diri agar tidak terpoerangkap dengan hal-hal yang buruk,” tutur Fani Legoh

KANTOR DPRD PROVINSI SULAWESI UTARA

“Orang tua sangat besar berperan dalam hal ini, awasi anak agar tidak terpengaruh hal hal yang buruk. Gereja adalah keimanan yang tidak lepas tanggung jawab besar dalam keluarga,”tandas politisi senior usungan PDIP yang terpilih kembali duduk sebagai anggota DPRD Sulut dapil Minahasa -Tomohon masa jabatan 2019-2024.

“Saya berharap kejadian seperti ini janganlah dijadikan sebagai kultur, mungkin ini menurut saya sesuatu yang dianggap sebagai human error,” pungkas Fani Legoh.

redaksi2Supit Oktober 30 2019

You must be logged in to post a comment Login