FANNY LEGOH: PATUNG SAMRAT KAPAN DIDIRIKAN DI BANDARA SAM RATULANGI MANADO

ANGGOTA DPRD SULUT FANNY LEGOH

DEPROV (sulutlink.com) siapa yang tak kenal pahlawan dr. Gerungan Saul Samuel Jacob ! Seperti itulah pertanyaan yang perlu disosialisasikan kepada khalayak masyarakat apabila belum mengenalnya.  Nama pahlawan nasional dr. GSSJ diketahui kebanyakan orang sebagai Guru, Politikus, dan Jurnalis. Ini dari ketiga jasa dr. GSSJ tetap dikenang oleh karena jasa-jasa nya.

Anggota komisi IV DPRD Sulut, Fanny Legoh saat menghadiri rapat pertemuan dengan pengelolah bandara internasional Sam Ratulangi yakni PT Perum Angkasa Pura I Manado mengemukakan unek-uneknya terkait pendirian patung sam ratulangi di area bandara internasional yang berkedudukan di kecamatan mapanget.

Lanjut ucap Fanny Legoh, sudah saatnya patung Pahlawan Nasional dr GSSJ Sam Ratulangi didirikan di Bandara internasional Sam Ratulangi Manado.

Semangat ini disampaikannya ketika diperkenan Ketua Komisi IV Braien Waworuntu dapat menyampaikan hal-hal dalam pengelolaan pembangunan, pengembangan dan perluasan bandara Sam Ratulangi terkait aduan warga Mapanget soal aktivitas proyek di seputar penghunian warga.

Anggota Komisi IV DPRD Sulut Fanny Legoh, menyatakan aspirasinya kepada pengelolah bandara karena Komisi IV disambut begitu luar biasa oleh GM. Bandara Gandeguai dan Jajarannya,” Kamis (2/7) kemarin

Fanny Legoh mempertanyakan kapan Patung Sam Ratulangi berdiri di bandara, ini suatu kewajiban dan keharusan dari pengelola Bandara Internasional Sam Ratulangi harus menunjukkan apresiasi terhadap nama Sam Ratulangi. “Nama Sam Ratulangi adalah nama besar yang merupakan Pahlawan besar yang tidak bisa dianggap sebelah mata. Pertama, hal penting jasa  Pahlawan Sam Ratulangi ini yakni pencetus nama Indonesia,  Kedua terkait peranan dari Sam Ratulangi yang telah menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang Pasific. “Sam Ratulangi yang menemukan gerbang Pasific dan sudah dikenal dengan sebutan  ‘Indonesia in the Pasific’ Inilah peranan penting dari Pahlawan kita yang telah menjadikan posisi sulut sebagai geo strategi dari Indonesia dan ini pun sangat menguntungkan, khususnya di Sulawesi Utara (Sulut)yang sudah akrab disebut bibir Pasific,” ujar dia

Maka dari itu Patung Pahlawan Sam Ratulangi harus berdiri di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. “Fungsinya pun jika Patung Sam Ratulangi berdiri, apabila masyarakat jalan-jalan ke Manado sebagai pendatang (turis) red,  pendatang dari luar Sulut mereka akan melihat dan mereka akan tahu bahwa ternyata Sulut mempunyai tokoh yang berkaliber internasional, dimana dahulunya Sam Ratulangi pernah menjabat sebagai Ketua Dewan di Asia Eropa, dan sekembalinya ke Sulut menjadi Sekretaris Dewan Minahasa di Manado,” tandas, Legoh.

Jadi, ini menjadi motivasi sejarah bagi generasi muda. “mari torang tunjukkan kalo torang ini bukang generasi kacang-kacang. Torang punya pahlawan – pahlawan besar yang ada di Sulawesi Utara,” pungkas Fanny H. B Legoh

You must be logged in to post a comment Login