FFI 2017 Lahirkan Generasi Muda Perfilman Berbakat

Manado,  Sulutlink.   Puncak penganugerahan Piala Citra sebagai lambang supermasi tertinggi dan pengakuan atas hasil karya Perfilman di tanah air Indonesia, berlangsusng sukses pelaksanaannya di Grand Kawanua Internasional Convention Center ( GKICC ) Kairagi Kota Manado Sulawesi Utara ( 11/11 ) semalam.

Ada 22 Nominasi yang diperebutkan oleh 100 Judul Film hasil karya anak bangsa dan ingin menjadi yang terbaik dalam ajang FFI 2017 di Manado.

Riri Riza selaku Ketua Bidang Penjurian, akui kalau dunia Perfilman Imdonesia terus mengalami perkembangan yang baik,  ditandai banyak bermunculnya anak-anak muda berbakat diberbagai Nominasi yang diperebutkan pada FFI 2017.

Hal ini merupakan pertanda ada regenerasi dan keberlanjutan industri kreatif perfilm Indonesia sebagai kelanjutan dari buah pemikiran para pendahulu  diantaranya Usmar Ismail, Asrul Sani,  Wim Umboh, Teguh Karya dan lainya.

Peraih Nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik dan berhak bawah pulang Piala Citara diberikan pada Putri Marino dengan Judul Film Posesif.  Aktor terbaik jatuh kepada Teuku Rifnu Wikana dalam Film Night Bus.

” Night Bus ” didaulat Sebagai Film Terbaik FFI 2017 hasil produksi Palari Films dengan Producer Muhammad Zaidy dan Teuku Rifnu Wikana. Untuk Sutradara terbaik diberikan pada Edwin dalam Film ” Posesif “.

Turut hadir dalam malam penganugerahan FFI 2017 Manado , Presiden RI ke V Megawati Soekarno Putri, Gubernur Sulut Olly Dondokambey,  Wakil Gubernur Steven Kandou, dan sejumlah Pejabat Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI. (jansen)

 

You must be logged in to post a comment Login