Fokusmaker Tolak Papua Merdeka

Manado,  Sulutlink.   Aksi demo damai kembali hari ini Sabtu, ( 2/12 – 2017) pukul 11.55 Wita digelar oleh sekitar 20 orang yang mengatasnamakan Forum Komunikasi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) dipimpin  Ari Sandar Lider (Mahasiswa Fak. Hukum Unsrat).

Mereka melakukan Unjuk Rasa di depan Patung Wolter Mongisidi Kota Manado, dengan menuntut aparat keamanan dan Pemda Sulut agar segera menangkap Mahasiswa Papua yang memposting foto berlambang Bintang Kejora yang beredar di Medsos, serta menangkap koordinator aksi demo Papua Merdeka yang telah meresahkan masyarakat Manado.

Aksi dilakukan dengan berorasi secara bergantian, membawa sepanduk dan pamflet yang bertuliskan :

1. Spanduk “Menolak simbol-simbol Papua Merdeka di Prov. Sulut.

2. Pamflet “Papua bukan musuh kami, Papua adalah keluarga kami NKRI HARGA MATI.

Adapun tuntutan Pengunras yang intinya :

1. Menolak keberadaan Aktivis gerakan Mahasiswa Papua Merdeka di Sulut.
2. Menuntut Pemerintah untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan Rakyat Papua, tanpa harus Merdeka.
3. Mendukung tindakan TNI/Polri dalam mengusut tuntas simbol-simbol Papua Merdeka di Sulut.
4. Menolak dengan tegas tanggal 1 Desember sebagai Hari Kemerdekaan Bangsa Papua.
5. Menolak dengan tegas Kelompok Bersenjata dan Ormas yang tidak Pro NKRI
6. Mendesak kepada Pemerintah agar lebih tegas terhadap semua pihak yang akan merongrong Pancasila.

Pukul 12.25 Wita, Para pendemo bergeser menuju depan Mantos 3 Jl. Pierre Tendean Kel. Sario Tumpaan  Kec. Sario kota Manado dengan berjalan kaki, kemudian melanjutkan orasi dengan tuntutan yang sama.

Pukul 12.50 Wita, kegiatan pelaksanaan aksi unjuk rasa membubarkan diri, dan berlangsung dengan tertib dibawa pengawalan personel Polres Manado. (jansen)

You must be logged in to post a comment Login