Gunadarma & Undip Berbagi Gelar di Kejurnas Mahasiswa

Oleh : Bert Toar Polii
Universitas Gunadarma menjuarai Kejurnas Bridge nomor mahasiswa dan Regu favorit Undip akhirnya keluar sebagai juara nomor mahasiswi setelah di babak final mengalahkan dua saingan terberat mereka Unpad di mahasiswa dan Gunadarma di mahasiswi.
Hasil yang paling mengejutkan diraih tim mahasiswa yang hamper tidak lolos karena hanya berada di peringkat 8 batas terakhir untuk lolos ke babak quarter final.
Selanjutnya penampilan Gunadarma mulai membaik. Diperkuat oleh Patrick Kalengkongan, Aditya Imawan, Edward Evert Angkouw, Oktoberti S Geraldo Raranta dan Moh. Akbar Anugrah serta Vichenzo Scyvo A. Nelwan mereka berturut-turut menang di 8 besar kemudian di semi final mengalahkan Unair Kuning yang lebih diunggulkan dan terakhir menggilas tim kuda hitam Unpad.
Unpad yang diperkuat Rifai Padilah, Rai Raditya, Diah Saras Solehati, Fuad Naufal, Muhammad Izma T dan Nijar Krismawan harus puas diperingkat kedua.
Medali perunggu tidak diperebutkan lagi karena otomatis diraih oleh dua regu yang kalah di semi final, UNAIR Kuning dan FTBC Untan.
Di nomor mahasiswi, regu Undip yang diperkuat pasangan Fransisca Tri Martanti /Monica Ayu Triana yang sudah malang melintang di tim nasional Girls U26 didampingi Erika Putri W , Desy Noeverita Rahayu dan Della tidak tertahankan meraih medali emas.
Di final mereka mengalahkan Gunadarma yang diperkuat Gabriella Julita Watupongoh, Atika Ramadanty Adisurya, Eliza Indiani, Deisy Kalengkongan, Ralia Hanifah dan Wulandari Sabrina Feradita dengan NPC Amirah Hidatulloh. Gunadarma meraih medali perak dan medali perunggu diberikan kepada ITS Surabaya dan UNEJ Jember.

Di nomor SMA,SMA KEDIRI yang diperkuat : Achmad Nizar Kamal Zawawi, Airlangga Satriagung, M Bagas Fisabilillah, Annisa Putri Mutaqin, Dharista Meilani Rossa dan Setyo Ningrum dengan NPC Hafidz Al Ridho, berhasil mematahkan perlawanan SMA DKI MERAH yang bermaterikan pemain Amalia Hasanah, Fatmah Latansa, Junio Alfaro Bernard Raranta dan Faizal Dava Adisurya dengan pelatih Iswan Nurdin dan Official M Raranta .
Medali perunggu diraih oleh SMA Langkat dan SMA DIY.

Di nomor SMP, SMPN 1 Manado keluar sebagai Juara setelah dalam pertarungan sengit pada babak Final berhasil menjinakkan Team SMPN Boja, Team SMPN 1 Manado yang diperkuat dua bersaudara Minyeo Jubilate dan Jaedon Mozer Kairupan didampingi Angelica P.T Rompas , Taqwa Ramadhan Winata, A Nuralamsyah Mallombassang dan David Dirga Riyadi serta NPC Yuri Luntungan.
Dengan demikian SMPN 1 Manado berhasil menyelamatkan muka Sulut yang selama ini selalu Berjaya di tingkat nasional.
Memang dari sisi pengalaman, pemain-pemain SMPN 1 Manado lebih unggul karena sebagian pemainnya telah pernah bermain di tingkat regional dan internasional online.
Team SMPN 1 Boja dengan pemain Alma Arida Zatu Nabila, Althea Syahriza Septiriana, Jehan Najma Jahanara dan Chintya Citra Widyatami serta NPC Nettin Erinda harus puas meraih medali perak.
Medali perunggu diraih oleh SMPN Jember A dan SMP Karimun.

Di nomor SD, SD Banyumas Jawa Tengan dengan para pemain : Cindy Angel Chatrines, Nathanael Augusto Seloatmodjo, William Huang dan Timothy Bryan Kurniawan dengan NPC Tjatur Indrawan serta Helga Anidyastika M keluar sebagai juara setelah mengalahkan SDN Jember Lor Jawa Timur. Banyumas Jawa Tengah yang baru pertama kali ikut Kejurnas Bridge secara mengejutkan menumbangkan SDN Jember Lor yang yang lebih diunggulan. Dengan demikian SDN Jember Lor yang kesemua pemainnya adalah anak anak perempuan berhijab yakni Gadisa Aulia, Camelia Rizqi Fadilah, Klauna Fawaz JP, Ranum Diageng P dan NPC Kukuh Wasono Subagio serta Suhartini harus puas berada di peringkat kedua Dengan demikian SDN 06 Manado bersama Team SD Tanah meraih medali perunggu.
Hari ini merupakan hari terakhir yang mempertandingkan babak final nomor pasangan untuk seluruh kategori.

You must be logged in to post a comment Login