Jadi Menarik, Pungus Sebut “Ada Perintah Membunuh”

Bolmong, Sulutlink.com – Akademisi Universitas Negeri Manado (Unima) Prof. Dr. H. Noldy Pelengkahu, M.Pd turut mendengarkan ketika pernyataan menarik disebutkan Pdt. Joutje Pungus, MA. “Ada perintah membunuh. Tapi mereka tidak akan mati”, ungkap Pungus yang membuat banyak orang penasaran, di Desa Sinsingon, Kecamatan Passi Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), tadi sore (Sabtu, 2/2).

 

Hamba Tuhan yang murah senyum itu, berbicara pada Seminar Sejarah Gereja, yang mengurai Materi Eschatology. Peristiwa di zaman akhir, diurai dengan lugas, termasuk masa-masa kepicikan seperti yang dirasakan Yakub, akan dialami juga oleh Umat Tuhan. Menurut Direktur Pendidikan Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) Daerah Misi Bolaang Mongondow, Gorontalo dan Modoinding (BMG) itu, peristiwa yang membuat terdampaknya beban bathin dan mental umat Tuhan, akan berlaku sesudah kutuk kedua. “Kutuk-kutuk itu membuat orang jahat marah, tapi umat Tuhan tetap dilindungi dan tidak ada kematian”, katanya mantap.

 

Seminar itu dirangkai dengan kunjungan pelayanan Family Ministry dari USA, untuk persiapan acara besar Bulan Oktober 2019 mendatang. Bersama Pungus, ada juga Jeinner J. Rawung, S.Psi., M.Pd (BAT/Psikologi Brilliant Indonesia). Rawung menyajikan Seminar Materi Mental Health, Youth Problem’s, Family Problem’s dan Church Problem’s yang disambut antusias audiens.

 

Sebelumnya, pada Acara Kebaktian Sabat siang, Ketua GMAHK BMG Pdt. Sammy Gosal mengajak umat untuk terus bersukacita dan setia. Apalagi ketika dikunjungi Founder Family Ministry USA Juliana Mangowal, Bendahara GMAHK BMG Reply Gara, SE, Direktur Pemuda GMAHK BMG Pdt. John Tagah, Pdt.  Gembala GMAHK Jemaat Sinsingon Pdt. Semmy Tiwow, Ketua Wilayah GMAHK Modoinding Pdt. Jery Sumoked, Drs. Sonny Nelwan, M.Si, Ny. Selvie Tambingon, Ny. Sisma Pundoko, dll.

You must be logged in to post a comment Login