Jateng Menyalip Jatim, Sulut Tetap Penyumbang Atlet Buat DKI

Oleh : Bert Toar Polii
Kejurnas Bridge Bridge Mahasiswa ke 21 dan Pelajar ke-16 secara resmi telah ditutup oleh Ketua Umum PB GABSI Miranda S. Goeltom di Gedung Balai Prajurit Marinir Cilandak Jakarta Selatan tadi malam.
Dalam sambutannya, ketum PB Gabsi menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Pengprov Gabsi DKI Jakarta dibawah pimpinan Laksamana Pertama TNI Teguh Widodo dan Panpel yang diketuai Joto Then atas kerja keras dan kerja cerdas mereka. Hal ini tergambar dari pelayanan yang sangat baik dan mendapat pujian dari para peserta, terutama menyangkut latar belakang foto untuk selfie yang dirancang demikian indah dengan logo kejurnas berupa ondel-ondel Betawi dengan latar belakang tugu Monas. .
Dari sisi hasil, Jawa Tengah pantas mendapat pujian karena mereka mampu mnyalib Jatim yang pada beberapa tahun terakhir ini selalu mendominasi Kejurnas Bridge Pelajar/Mahasiswa.
Kesuksesan Jateng rasanya tidak terlepas dari dukungan Ketua Dewan Pembina PB Gabsi Michael Bambang Hartono yang begitu perduli dengan pembinaan bridge di kalangan remaja.
Dalam kunjungannya ke Semarang minggu yang lalu untuk mengikuti Tugu Muda Cup ia meluangan waktu untuk mengundang beberapa pengurus sekolah di Semarang untuk mengenalkan olahraga bridge. Hasilnya ada beberapa sekolah yang setuju menjadikan bridge sebagai extra kurikuler.
Tempat ketiga diduduki DKI yang banyak meraih medali dari nomor mahasiswa/mahasiswi melalui Universitas Gunadarma.
Namun DKI harus berterima kasih kepada Sulut karena sebagian atlet Gunadarma adalah hasil binaan Bridge Masuk Sekolah di Sulut. Setelah tamat SMA mereka kemudian kuliah di Gunadarma yang telah puluhan tahun memberikan beasiswa untuk atlet bridge berprestasi.
Pemberian beasiswa untuk atlet bridge di Universtas Gunadarma diawali pertengahan tahun 1980an diprakarsai oleh Alm. Arie Wotulo yang juga pengajar di Universitas gunadarma dan Drs, Bunawan dan direstui oleh Rektor Prof. Dr. E.S. Margianti, SE.,MM.
Sulut sendiri harus puas di peringkat keempat.
Hasil Lengkap Nomor Pasangan :
Mahasiswa :
1 Oktoberti S. G Raranta & M. Akbar Anugerah, d Universitas Gunadarma DKI 59,49%.

  1. Narendra & Stefanus dari Unair (JATIM) 58,40%
  2. Theon Ringga Untan (KALBAR) dan Ahmad Jauhari & Moses Universitas Brawijaya (JATIM).
    Mahasiswi,
  3. Desy Noervita Rahayu & Della Ayu Nobira dengan 60,38%, Undip, Jawa Tengah
  4. Monica Ayu Triana & Fransisca Tri Martanti H. dengan 59,19%. Undip, Jawa Tengah
  5. Atika Ramadhanty & Eliza Indriani dari Gunadarma (DKI) dan Rahmi Dwi Yani & Weni Fitrianingsih Unej – Jember (JATIM).
    SMA,
  6. Achmad Nizar Kamal Zawawi & Annisa Putri Mutaqin dari SMA Kediri dengan 63,83% Jatim.
    2, Christofel Katiandagho & Julianto Mulya Manado (Sulut) dengan 61,07%.
    3, Fatmah Latansa & Faizal Dava Adisurya (DKI) dan Ghaeska Fanaya & Azi Syah Perdana SMAN Langkat (Sumatera Utara).
    SMP
    SMP
  7. Edward & Jonathan Karimun (KEPRI) dengan skor 62.15%,
  8. Angelica P.t Rompas & Taqwa R. Winata dan Minyeo 60,28% Sulut
  9. Jubilate Kairupan & Jaedon Mozez Kairupan 59,98%. Sulut dan Alma Arida Zatu & Atthea Syahriza SMPN 1 Boja (JAWA Tengah).
    SD
  10. Rushelle Anthonie & Pray Ismail dari SD Minut dengan skor 63,41%.
  11. M. Bakhiet Ridhani & Hanif Noor Ghali SDN Tanah laut (Kalimantan Selatan) dengan skor 59,09%
  12. Ranum Diageng P. & Kaluna Fawwaz Jp (SDN Jember) dan Takhali Alif Muhammad & Rizky Nur Rohman MI Al Huda Pacitan.
    .Peringkat Perolehan Medali :
  13. JAWA TENGAH 3,2,1
  14. JAWA TIMUR 2,3,8
    3/4: DKI JAKARTA 2,2,2,
    3/4. Sulawesi Utara 2,2,2
  15. Kepulauan Riau 1,0,1
  16. Kalimantan Selatan 0,1,1
  17. Jawa Barat 0,1,0
    8/9. Kalimantan Barat 0,0,2
    8/9. Sumatera Utara 0,0,2
  18. DIY 0,0,1

You must be logged in to post a comment Login