JATIM JUARA ANTAR PROPINSI PUTRA, DKI RAIH MEDALI EMAS DI PUTRI & CAMPURAN

Oleh : Bert Toar Polii
Jatim yang diperkuat Deny F Sacul,Indra Kusuma, Ronny Eltanto, Youbert Sumarauw, Iskandar, Hendrik Febriyanto membuat kejutan dengan meraih medali emas Kejurnas Antar Propinsi yang berlangsung di Museum Bank Indonesia Jakarta. Ini terjadi setelah mereka mampu membungkam kuda hitam Banten yang menundukan tim favorit DKI di semi final.
Padahal Jatim di babak penyisihan hanya berada di peringkat 4. Namun DKI sebagai juara babak penyisihan ketika harus memilih antara Jatim dan Banten, mereka lebih memilih Banten daripada Jatim.
Banten dengan para pemain Yosep Hutasoit,Jones Karwur, David Imanuel Badawi , Bram Vicario Z , Bakti Utama ,Wawan Setiawan justru saat ini sedang naik daun. Mereka baru saja merebut Piala Ketua IKA Undip dan kemudian jadi runner-up di Tugu Muda Cup Semarang. Ini sepertinya kurang diperhitungkan ketika memilih Banten. Tapi jelas siapapun yang jadi NPC pasti lebih condong memilih banten.
Tapi itulah yang selalu terjadi dalam pertandingan knock-out ketika ada tim yang mendapat kesempatan untuk memilih. Ini seperti boomerang, apalagi yang terpilih pasti akan terpacu untuk membuktikan lawannya salah pilih.
Banten kemudian menggulung DKI 73-44 Imp melalui pertarungan babak semi final 2 segmen @14 papan. Di segmen pertama, Banten unggul 45-14 imp. DKI mampu unggul 30-27 imp di segmen kedua tapi tidak cukup untuk mengejar ketinggalan.
Di babak semi final lainnya, Jatim membalas kekalahan mereka di babak semi final Kejurnas Bridge Antar Propinsi tahun 2018 di Padang atas Sulut.
Dengan hasil ini, partai final klasik antara DKI vs Sulut terjadi tapi hanya untuk memperebutkan medali perunggu.
Tim Putra, DKI yang menurunkan atlet, Julius Anthonius George, Franky Steven Karwur, Noldy Robert Ngantung, Robert Parasian Tobing, Jemmy Boyke Bojoh dan Rustam Effendy mampu unggul atas Sulut dengan 67-44 imp dan berhak atas medali perunggu.
Sulut dengan para pemain Henky Lasut,Mario Mambu, Frangky Umboh,Eddy Manoppo,Clif Tangkuman, Dirk Lumanauw harus gigit jari karena tidak berhasil meraih medali seperti biasanya.
Sebagai jatah PRA-PON 2020 diraih Jambi yang mengalahkan Jabar di babak play-off. Jatah terakhir diraih Jateng setelah menundukan Jabar. Sayang sekali jatah terakhir ini akan otomatis hilang jika olahraga bridge jadi dipertandingkan di Papua karena akan digantikan oleh tuan rumah.

Di Nomor Putri & Campuran DKI Terlalu Tangguh

Di nomor putri, DKI yang diperkuat para pemain Suci Amita Dewi,Conny Eufke Sumampouw, Syarifah Nina Tirta Ayu, Kristina Wahyu Murniati, Rury Andhani,Yeni terlalu tangguh. Diperkuat dua pasangan utamanya yang sudah berpengalaman di arena internasional mereka berhasil meraih medali emas setelah menundukan Jawa Timur di semifinal kemudian mengalahkan Jateng di final dengan angka yang cukup meyakinkan.
Medali perak diraih Jateng yang diperkuat para pemain, Nettin Erinda,Ernis Sefita,Monica Ayu Triana,Aulia Sukma,Yunita Fytry, Fransisca Tri Martanti.
Untuk medali perunggu digaet Sumbar yang menggusur Jatim dalam perebutan tempat ketiga.
Regu Sumbar yang diperkuat Elita Syofian,Afifah Rahayu,Nesya Azkanov,Dwi Aphrodita Mariza, Fajri Yetty, Roza Afrila
Sebagai jatah PRA-PON 2020 diraih Jawa Barat yang mengalahkan Sulut di babak play-off. Jatah terakhir diraih Sulut setelah menundukan DI Yogjakarta.
.
Hal yang sama terjadi di nomor beregu campuran. Tim DKI DKI yang terdiri dari Taufik Gautama Asbi, Leslie Gontha, Elwindra, Lusje Olha Bojoh,Julita Grace Joice Tueje, Effi Wibowo meraih medali emas setelah mengalahkan saingan utama mereka Sulut di final.
Tim Sulawesi Utara yang diperkuat Bill Mondigir, Janny Fehr, Kresto Lumintang, Elvita Lasut, Mareska Angkouw, Rima Mangundap yang sempat mengganggu DKI harus puas meraih medali perak.
Tempat ketiga diraih Jawa Timur yang mengalahkan Jawa Barat.
Jawa Timur diperkuat Santje Panelewen , Andre Sugiarto , Moch. Lian Fardiansyah , Elsya Saktya Ningtyas, Noviana Tri Nugraheni , Fidelia Felisia
Sebagai jatah PRA-PON 2020 diraih Jawa Tengah yang mengalahkan DIY di babak play-off. Jatah terakhir diraih DIY setelah menundukan Bengkulu.
Besok akan dilanjutkan dengan Kejurnas Bridge Terbuka yang akan diawali dengan pertandingan beregu dengan 4 kategori, yaitu terbuka .Putri, Mixed, Senior. Setiap kategori jika minimal terdiri dari 6 tim akan dipertandingkan tersendiri.
Ada beberapa Propinsi yang hanya akan mengikuti event ini, seperti Kepri dan Kaltim dan lain-lain.
.

You must be logged in to post a comment Login