Jeffry Koluku Tonaas Walak BMI Kawangkoan Raya : Sebaiknya Pasar Dibuka Tiap Hari

Kawangkoan, Sulutlink.com. Penetapan jadwal hari pasar di kabupaten Minahasa, setelah diuji coba selama dua minggu ternyata mengalami kepadatan pengunjung pasar. Seperti pasar yang ada di kecamatan Kawangkoan setelah ditetapkan menjadi dua kali dalam seminggu, justeru dipadati masyarakat pembeli dan penjual ketika pasar beroperasi pada.

Hal ini disoroti oleh Jeffry Koluku selaku Tonaas Brigade Manguni Indonesia (BMI) Walak Kawangkoan Raya.

Koluku mengatakan (7/4), bahwa jika pemerintah menetapkan program “Physical Distancing” yang bertujuan agar masyarakat menjaga jarak interaksi, dengan adanya jadwal hari pasar yang ditetapkan hanya 2 kali dalam seminggu, justeru menimbulkan kepadatan.

“Logikannya, kebutuhan belanja sembako masyarakat menjadi memiliki inteval waktu yang terbilang lama, atau tidak seperti biasanya. Sehingga tiba pada hari pasar beroperasi, otomatis masyarakat yang sudah kekurangan bahan sembako tersebut di rumah, berdatangan secara serentak dan memadati pasar.” Ujar tonaas Koluku.

Atas nama BMI Walak Kawangkoan Raya Jeffry Koluku menyampaikan pendapatnya agar hari pasar dinormalkan lagi, yakni 3 kali dalam seminggu atau setiap hari. Hal ini merujuk dari pemikiran antisipasi penyebaran virus corona agar masyarakat tidak terkosentrasi memadati pasar Kawangkoan dan tidak terjadi kontak (bersetuhan) masyarakat satu dengan yang lainnya di dalam pasar yang padat itu.

Kepala unit pasar Kawangkoan, Meidy Moniung, ketika dikofirmasi tentang hal usulan BMI Kawangkoan itu, hanya menjawab akan menyampaikan kepada atasannya, Kepala Dinas Perdagangan, kabupaten Minahasa, Dra. Debby Bukara.

“Usulan ini kami akan sampaikan kepada atasan kami. Kami tidak dapat mengambil keputusan atas jadwal hari pasar yang telah ditetapkan oleh kepala dinas kami.” Ujar Meidy. (Harry)

You must be logged in to post a comment Login