Kaloh: Menuju ASN Bersumber Daya Handal dan Kuat, Kuncinya DISIPLIN

DEPROV, SULUTLINK.COM -Program Pencanangan bulan disiplin di Lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) fokus jadi perhatian khusus Anggota Komisi I DPRD Sulut

Hal tersebut dikatakan Anggota Komisi I DPRD Sulut Fabian Kaloh ketika diwawancara bagaimana menyikapi pencanangan disiplin ASN dilingkup pemprov Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw (OD-SK).

“Sebagai anggota DPRD Sulut ,saya sangat mendukung penuh dengan adanya program kerja dalam bentuk pencanangan bulan disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Sulut, yang telah berlangsung baru-baru ini.

“Disiplin itu merupakan satu bentuk ketaatan terhadap aturan, regulasi yang dibuat pemerintahan provinsi. Kebijakan atau program itu sangat bermanfaat dalam rangka menuju SDM kuat dan handal. Karena sumber daya manusia sangat penting kaitannya dengan kami di dewan provinsi,” tutur Kaloh

“Semakin ASN disiplin maka kemitraan kita (Komisi I – Pemprov) akan terbagun dengan baik. Karena berbagai regulasi, peraturan daerah atau apa saja yang menjadi tupoksi anggota dewan akan semakin lebih baik. Sebab kalau tidak disiplin, susah ASN melaksanakan tupoksinya sebagai ASN. Sudah diamanatkan bahwa disiplin itu adalah nafas dari setiap organisasi.

Nah, dalam rangka menuju ASN atau masyarakat yang bersumber daya manusia yang kuat, yang unggul maka disiplin itu, kata kuncinya,” tukas Legislator yang juga Politisi PDI-P

Lanjut kata Kaloh, supaya program dari pemerintahan ini berjalan dengan baik dan lancar, perlu juga ada reward dan punishment.

“Hanya saja catatan buat saya bahwa disiplin tanpa reward dan punishment masih kurang untuk diprogramkan. Kan bulan disiplin pemprov ada perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kemudian dalam evaluasi adalah kesempatan untuk memberikan reward bagi mereka yang berdisiplin dan punishment bagi mereka yang tidak disiplin.

“Karena kalau tidak ada itu berarti percuma, hanya menjadi program atau selogan belaka, alias ceremonial (red),” lanjutnya.

“Kita lihat kalau ada bulan disiplin berarti satu bulan berjalan musti ada evaluasi dan ini merupakan saran kepada pemerintah provinsi. Berikan penilaian-penilaian terhadap ASN yang betul-betul berdisiplin. Kemudian kalau dia punya inovasi dan kreativitas, harus diberikan penghargaan tetapi juga memberikan punishment bagi mereka yang tak disiplin sehingga ada efek jera bagi yang malas,” pungkas Kaloh

redaksi2Supit Oktober 6 2019

You must be logged in to post a comment Login