KBP Pimpin Liga Bridge Indonesia Seri 1

Oleh : Bert Toar Polii
Tim KBP yang dipimpin olh Tim Manage Anton Supiyono untuk sementara memimpin Liga Bidge Indonesia yang belangsung di Museum Bank Indonesia Jakarta.
Setelah menyelesaikan 4 session dari rencana 8 session seri pertama, mereka berhasil mengumpulkan 67.13 VP. KBP menyelesaikan hari pertama dengan 4 kemenangan tanpa rekor kalah, yakni dengan skor 14,85 VP mengalahkan MBC, menebas Guyub57 dengan 18,53 VP, kemudian sesi 3 mengalahkan Garuda Bridge Club 15,46 VP dan menutup hari berhadapan dengan srikandi Indonesia, Djarum LA, 18,29-1,71 VP.
Tim KBP yang bermaterikan para pemain nasional, seperti pasangan campuran Lusje Bojoh/Taufik Asbi, Joice Tueje/Franky Karwur serta pasangan putri Kristina Wahyu Murniati/Suci Amita Dewi dan pasangan putra Robert Tobing/Noldy George memang menjadi salah satu tim favorit juara di event ini.
Di tempat kedua bertengger juga regu favorit lainnya Reawaya Bridge Club dari Sulut yang diperkuat pasangan terbaik Indonesia yang sudah malang melintang di dunia bridge puluhan tahun Henky Lasut/Eddy Manoppo bergabung bersama calon penggantinya Mario Mambu/Cliff Tangkuman tim nasional ke APB Championship di Singapura 2018 bersama Harke Tulenan.
Di tempat ketiga tampil regu ACR 1 yang diperkuat Denny Sacul yang berpasangan dengan mantan pemain nasional Mukhiban Darmabakti. Selain itu mereka juga diperkuat pasangan pemain nasional Youbert Sumarauw/Roni eltanto dan pasangan Ketua Panpel Liga Bridge Indonesia Kelik Iwrantono yang bepasangan dengan Very Pangkerego.
Liga Bridge Indonesia 2020 akan bergulir sebanyak empat seri dan grand final. Seri I berlangsung di Jakarta (29 Februari-1 Maret 2020). Sementara Seri II bakal digelar di Semarang pada 21-22 Maret mendatang.
Seri III kompetisi bridge paling akbar se-Tanah Air ini akan bergulir di Surabaya (11-12 April 2020).
Sedangkan seri IV di Yogyakarta pada 25-26 April, disusul Grand Final di Jakarta pada 8-10 Mei mendatang.
Liga Bridge Indonesia 2020 diikuti 16 tim yang kesemuanya tedaftar anggota dari PB Gabsi.
Tim-tim tersebut antara lain Raewaya Bridge Club Sulut, ACR 1, ACR 2, Bhinneka Bridge Club, Djarum LA, Djarum Super, Djarum Black, Garuda Bridge Club, Mixed Jatim, RW Toar Manado, Fauna Winaza, Mampang Bridge Community, Tim Guyub57, KBP, Gabrial UI-Premier, dan IKA ITS.
Pengurus Besar Gabubungan Bridge Seluruh Indonesia (PB.Gabsi) akan mendorong Liga Bridge Indonesia (LBI) menjadi liga profesional. Karena hanya dengan liga profesional, para pemain punya harapan bahwa bridge bisa dijadikan salah satu sumber penghasilan.
Hal itu dikatakan Ketua Umum PB Gabsi, Miranda Gultom saat membuka secara resmi Liga Bridge Indonesia 2020 di Museum Bank Indonesia Jakarta Pusat, Sabtu, (29/2).
Menurut Miranda, Liga Bridge juga bisa memancing pertumbuhan klub-klub bridge terutama di daerah-daerah. Memang PB.GABSI belum menggarap lebih serius LBI ini agar bisa menjadi sebuah kompetisi yang berkualitas.
”Ya kita punya harapan LBI bisa seperti di Liga Sepakbola Indonesia, IBL (bola basket) dan Proliga (bola voli). Dan saya yakin jika LBI ini sudah mengarah ke profesional akan banyak sponsor masuk,”kata Miranda..
”Semakin banyak peserta tentu membuka kesempatan bagi para pemain mengasah kemampuannya. Dan GABSI juga menjadikan LBI sebagai acuan utama dalam menjaring atlet ke timnas,”kata mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia itu.
Sementara itu Dewan Pembina PB Gabsi Michael Bambang Hartono menyampaikan terima kasihnya kepada PB Gabsi yang telah menghidupkan kembali Liga Bridge Indonesia ini. Menurutnya, langkah yang sangat tepat bagi PB Gabsi menghidupkan lagi LBI yang sudah lama tenggelam.
”Ini suatu program yang patut kita dukung bersama karena hanya melalui kompetisi yang berkualitas niscaya akan mendapatkan pemain-pemain berkualitas pula. Saya pun punya ide untuk menggulirkan Liga Bridge Asia Tenggara,” kata pria yang juga Presiden Federasi Bridge Asia Tenggara itu.
Ketua Panpel LBI 2020 Irwantono mengatakan persaingan di LBI kali ini dipastikan ketat. Pasalnya dari 16 tim yang terlibat, diperkuat pemain-pemain terbaiknya. Irwantono juga menyebutkan bahwa LBI 2020 ini memperebutkan total Rp.252 juta.
Untuk merangsang motivasi para peserta, juara LBI 2020 akan mewakili Indonesia pada Wolrd Bridge Games di Salsomoggiore, Italia, 21 Agustus-4 September 2020. Pungkasnya.
Sementara itu Ivan Bactiar yang mewakili KONI Pusat dalam sambutannya berjanji akan memperjuangkan bridge di pertandingkan di Olympiade 2032 jika Indonesia menjadi tuan rumah.
Hasil sementara :

K TEAM VP IMP QUO
1 KBP 67,13 83 24 3,7045
2 Raewaya Bridge Club Sulut 64,84 129 24 4,0909
3 ACR 1 52,02 92 48 1,5495
4 Mixed Jatim 50,12 85 36 1,5595
5 Djarum LA 46,20 101 47 1,2174
6 Dauna Winaza 46,05 90 62 1,2735
7 Djarum Super 45,43 63 93 1,2519
8 Mampang Bridge Community 44,49 65 72 1,3063
9 Djarum Black 42,95 70 78 1,1207
10 Garuda Bridge Club 40,59 94 54 1,0400
11 Gabrial UI Premier 33,89 56 74 0,8456
12 RW Toar Manado 28,02 47 114 0,4561
13 ACR 2 27,49 43 66 0,6535
14 Guyub57 21,94 21 101 0,5086
15 Bhinneka Bridge Club 19,71 45 121 0,4783
16 IKA ITS 9,13 41 111 0,2921

Besok ditempat yang sama pertandingan dimulai pukul 09.00 dan satu meja pertandingan akan disiarkan di BBO. Hasil selengkapnya silahkan kunjungi : halamanbridge.org

You must be logged in to post a comment Login