Kejari Minahasa Tindak Lanjut Laporan Indikasi Penyelewengan Dandes

 

Tondano, Sulutlink.com – Kendati sering kali diadakan sosialisasi dalam rangka tindakan preventif oleh Tim Saber Pungli maupun diingatkan seluruh desa hendaknya menggunakan Dana Desa (Dandes), sesuai peruntukannya, bukan berarti tidak ada laporan indikasi penyelewengan Dandes yang masuk, buktinya institusi penegak hukum korps berbaju coklat Kejari Tondano akan menindaklanjut laporan masuk terkait dugaan penyelewengan Dandes di Kabupaten Minahasa.

“Banyak laporan masuk baik lisan maupun tertulis tapi sebelumnya kami minta Inspektorat mengaudit lebih dahulu dan ketika benar terjadi kerugian negara segera ditindaklanjuti,” ungkap Kasi Intel Kejari Minahasa Noprianto Sihombing SH, MH, Rabu (15/8/2018), di ruang kerjanya.

Meski begitu jaksa muda ini mengaku, semua laporan kita respon dan pelajari satu persatu, bilamana kuat tentu ditindakkanjuti akan tetapi misalkan ada laporan berdasar diatas kepentingan politik apalagi tidak mendasar tentu tidak kami layani.

Sihombing membenarkan pihaknya lagi menangani beberapa laporan dugaan melibatkan oknum Hukum Tua selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), dan sekali lagi ini baru penanganan segala sesuatu andaikan belum terbukti pihaknya belum bisa mengambil keputusan.

“Kami kesal soalnya seluruh desa sudah dibekali lewat sosialisasi pencegahan tapi masih ada laporan masuk, makanya ketika laporan benar adanya langsung ditindak,” semburnya.

Lebih jauh Ia menuturkan, pihaknya menghormati kapasitas Hukum Tua sebagai pejabat desa, namun faktanya masih saja ada segelintir oknum Kumtua belum memahami aturan bahkan ada SDM yang lemah dan Sekretaris serta Bendahara desa kinerja mereka lebih profesional dari Kumtua sebagai KPA.

“Kalau sudah terbukti harus ditindak, sebab manakala tidak diambil tindakan sama saja kita turut memelihara kriminalitas,” kuncinya.

Sekedar informasi sebelumnya Kejari Minahasa sempat menetapkan status oknum Kumtua ditetapkan sebagai tersangka akibat terlibat penyalahgunaan Dandes, informasi dirangkum hingga sekarang pun ada oknum yang sementara dilakukan pemeriksaan hanya saja sebelum terbukti bersalah belum ada keputusan diambil. (red/fer)

You must be logged in to post a comment Login