Kejari Minsel Tetapkan Tiga Tersangka Terduga Kasus Korupsi Proyek Penanggulangan Bencana

Minsel,Sulutlink.com – Kejaksaan Negeri Minahasa Selatan telah menaikan status penyelidikan ke tahap penyidikan dan sekaligus menetapkan tiga orang tersangka, terduga kasus korupsi pada proyek Penanggulangan Bencana di BPBD Minsel.

Kepala Kejaksaan Negari Minsel Lambok Sidabutar,SH,MH mengatakan, dalam penanganan kasus telah menetapkan HK dan SYP keduanya oknum ASN Pemkab Minsel serta CYAABW oknum kontraktor.

“Dari hasil ekpos penyidikan khusus untuk proyek penanggulangan bencana, sudah kita tanda tangani penetapan tersangka. Ada tiga oknum tersangka yakni HK, SYP keduanya oknum ASN dan CYAABW yang adalah direktur dari penyedia jasa pada pengerjaan proyek tersebut,”ucap Kajari.

Ditambahkannya, Kejari Minsel telah memeriksa 24 orang saksi, termasuk saksi ahli yang didatangkan dari BNPB dan politeknik Negeri Bandung.

Dijelaskannya, ketiga oknum tersangka di jerat dengan pasal 2 dan 3 UU Tindak Pidana Korupsi nomor 31 tahun 1999 yang sudah direvisi menjadi UU nomor 20 tahun 2001.

Menurutnya, pihaknya belum melakukan penahanan terhadap tersangka, namun dalam mengungkap kasus dugaan korupsi, Kejari Minsel akan menggandeng BPK – RI dan terlebih dahulu melakukan supervisi bersama KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi).

Diketahui, BNPB pada tahun 2016 telah mengucurkan anggaran Rp 15 miliar ke BPBD Minsel, untuk pekerjaan kontruksi darurat pemecah ombak di Kelurahan Ranoyapo Amurang dan pembuatan tanggul tebing di Desa Suluun serta tembok pengaman pantai di Desa Ongkaw. (JoTam)

 

You must be logged in to post a comment Login