Kejuaraan Pacuan Kuda, Sapi dan Bendi Turut Dilombakan di Balitka Manado

kejuaraan-pacuan-kuda_20170222_151250Sulutlink.com – Manado, Kejuaraan pacuan kuda, roda sapi dan bendi kembali digelar mulai 24 sampai 25 Februari 2017 mendatang, dengan lokasi pelaksaan di  Gelanggang pacuan kuda God Bles Manado di kawasan Balitka. Kejuaran ini akan menapilkan kemampuan para joki-joki dengan saling adu cepat diatas kuda pacu, roda sapi dan bendi.

Menurut Wali kota Manado GS Vicky Lumentut event ini kembali dilaksanakan setelah sukses melaksanakan event berkuda pada hajatan Chrismast Festival 2016 waktu lalu.

“Ini sebagai perwujudan dari komitmen memajukan olahraga masyarakat, sekaligus dukungan nyata pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mendorong pergerakan iklim pariwisata daerah lewat olahraga menggunakan ternak sebagai media utama,” jelas Lumentut melalui Kadispora Kota Manado Linda Pelealu SSTP, Rabu (22/2/2017).

Pada hari pertama akan dibuka oleh Gubernur Sulut Olly Dondokambey dengan turut didampingi GS Vicky Lumentut Wali kota Manado. Kemudian kegiatan akan diawali dengan tahapan penyisihan lomba karapan sapi.

Kegiatan yang menghadiri para penggemar pacuan kuda dan karapan sapi ini, oleh Wali kota Manado dikemas dalam tajuk kegiatan “Animal Sports Competition 2017”, yang akan diikuti 64 ekor kuda, 17 ekor kuda spesialis bendi kalafer dan 58 pasang sapi.

Dalam kejuaran ini turut menghadirkan pula para joki dari berbagai daerah di Indonesia yang memiliki kemampuan yang handal untuk saling berlomba menjadi pemenang, dengan memperebutkan Piala Gubernur Sulut dan Walikota Manado.

Wali kota Manado Vecky Lumentut sebagai penggagas kegiatan ini menekankan perlu adanya keseimbangan yang signifikan untuk ciptakan iklim kompetitif yang konduaif dan humanis.

“Keseimbangan antara olahraga prestasi dan olahraga masyarakat, antara manusia, dan vertebrata lainnya,” tambahnya.

Ketua panitia Ferry Wowor mengatakan, ” Para peserta siap berlomba dan telah menjalani uji timbangan sekaligus drawing serta memfasilitasi para peserta dengan 10 kelas perlombaan,” jelasnya

Tambanya, “Kolaburasi pendanaan antara Pemerintah Kota Manado, dan bantuan masyarakat yang tidak mengikat, akan menjadikan kegiatan ini lebih semarak,” ungkap om Ferry panggilan akrabnya. (bjl)

You must be logged in to post a comment Login