Ketentuan Armada Sampah di Desa: APDESI Minahasa Apresiasi Kadis PMD Minahasa

Minahasa, sulutlink.com
Asosiasi Pemerintah Desa (APDESI) Minahasa mengapresiasi pernyataan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Minahasa yang menegaskan tentang ketentuan armada mobil sampah milik pemerintah Desa.

Ketua APDESI kabupeten Minahasa Ir. John Sumanti bersama Sekretaris APDESI Minahasa Raramenusa Makagiansar. S.Sos mengatakan kepada wartawan, Selasa (4/08) bahwa memang sudah seharusnya mobil untuk armada sampah di Desa, dipasangi lebel “Armada Sampah Desa”, sesuai aset kepemilikan kendaraan tersebut yang adalah milik Pemerintah Desa. Kendaraan Itupun wajib berplat nomor Polisi Merah, sama seperti kendaraan dinas milik pemerintah di tiap tingkatan wilayah Pusat, Provinsi dan Kabupaten Kota yang ada di Indonesia.

Apresiasi APDESI Minahasa atas pernyataan ketentuan yang disampaikan Kadis PMD Minahasa pada Senin (3/08) tersebut, juga dianggap sudah semestinya ditaati oleh Hukum Tua yang telah mengadakan mobil armada sampah dari dana Negara, yakni Dana Desa.
“Mobil itu (mobil sampah), sebelum dibelanjakan tentunya direncanakan, diusul oleh pemerintah desa untuk angkutan sampah. Selanjutnya disetujui bersama BPD, sesuai kebutuhan pengadaan armada mobil angkutan sampah yang ada di desa masing-masing. Dan dana untuk pengadaan kendaraan tersebut diambil dari dana Negara, yakni Dana Desa.
Jadi, memang sesuai pengusulan dalam rencana pembangunan di desa masing-masing. Termasuk laporan pertanggung jawaban (Lapjab) kepada Pemerintah di tingkat Kabupaten. Yangmana dalam Lapjabnya, adalah “belanja mobil untuk armada angkutan sampah di desa”. ujar John Sumanti yang juga adalah Hukum Tua Desa Lota Kecamatan Pineleng Kabupaten Minahasa.

Senada dengan Sumanti, Sekretaris APDESI Minahasa bersama beberapa Hukum Tua. Antara lain Hukum Tua Leilem Willy Roring. S.Sos, Hukum Tua Leilem Dua Robby Sela. SE (Kec. Sonder), Hukum Tua Tompaso Dua Utara Jerry Pola (Kec Tomapaso Barat) serta Hukum Tua Tumaratas (Kec Langowan Barat) Frangky Kuhu. Atas nama pengurus APDESI Minahasa, mereka (para Hukum Tua) tersebut, sependapat untuk kendaraan armada sampah di desa, diberikan tulisan sesuai peruntukkan mobil sampah tersebut, dengan Plat nomor Polisi berwarna Merah (dinas/ milik pemerintah). Alias bukan Plat Hitam (Pribadi) atau Plat Kuning (Umum). (Harry)

You must be logged in to post a comment Login