Ketua Fraksi Golkar Rasky Mokodompit Interupsi Pengumuman BK tentang Usul Pemberhentian James Kojongian

Adm.2.sulutlink.16.2.2021

“Pembacaan Pengumuman Badan Kehormatan Usul Pemberhentian JAK Terburu-Buru”

Interupsi Ketua Fraksi Golkar Raski Mokodompit di Ruang Paripurna DPRD Sulut

Manado, Mendengar pembacaan pengumuman Ketua Badan Kehormatan tentang mengusulkan pemberhentian salah satu pimpinan Wakil Ketua DPRD Sulut dan sebagai anggota partai politik golongan karya karena diduga melakukan pelanggaran kode etik dewan, sumpah janji dalam hal ini Saudara James Kojongian.

Ketua fraksi Golkar Rasky Mokodompit, sontak interupsi keputusan yang dinyatakan Badan Kehormatan dihadapan forum paripurna.

” kenapa BK mengumumkan pemberhentian JAK, seharusnya dikembalikan kepada partai golkar, ini sangat politisi, bisa saja masyarakat nanti melihat golkar yang bersalah.” cetus Mokodompit

Dirinya menilai ini tidak fair, rasa keadilan tidak ada. Kenapa yang bersangkutan (JAK-red) tidak diberi kesempatan untuk pembelaannya, tanya Mokodompit

” Harusnya ada tahapan-rahapan yang harus dilalui dimana JAK bisa dipanggil lagi  untuk melakukan klarifikasi pembelaannya,” kata Razki berulang.

“Yang disampaikan BK, adalah memberhentikan sebagai anggota DPRD tapi dikembalikan ke Partai Golkar. Ini terkait sanksi ini sangat-sangat politisi,” bantah Sekretaris Partai Golkar Sulut.

Lanjut dia, kalau memang keputusan Badan Kehormatan hanya memberhentikan dari Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kenapa lagi harus memberhentikan sebagai anggota DPRD yang diserahkan ke partai Golkar.

“Berarti ini ada dua keputusan, yang satu keputusan telah disahkan DPRD dan satu keputusan sengaja dibuat opini politis. Seakan-akan masyarakatlah yang berhadapan dengan partai Golkar. Ini yang menjadi agak rancuh ketika penyampaian keputusan,” protes dia

Sekali lagi kita tidak mempengaruhi hasil keputusan tapi dari awal tahapan-tahapan yang disampaikan tadi yang bersangkutan tidak dimintakan pembelaan diri, hanya dimintai klarifikasi sekali kemudian tidak dilakukan pemanggilan ulang sebagai orang punya hak membela diri.

“Ini tahapan-tahapan yang saya tanyakan tadi sehingga partai golkar akan menyikapi hal ini, tapi kita akan mengambil salinannya dulu dan akan menetapkan langkah-langkah selanjutnya dan selanjutnya akan dipelajari lebih lanjut,” pinta RM (Rel)

You must be logged in to post a comment Login