Komisi IV DPRD: Anggaran Dinas Kebudayaan Sulut Hanya 6 M Sama Saja Seperti Istilah Mendung

DEPROV, Sulutlink.com – Peluang besar yang diharapkan masyarakat Sulawesi Utara kepada wakil rakyatnya yang ada di DPRD Provinsi Sulut dalam guna mendorong kemajuan peningkatan secara significan dalam hal berbudaya. Oleh karena itu, Komisi IV DPRD Sulut gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) sekaligus tatap muka perdana dengan mitra kerja Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara.

Anggota legislator PDIP Richard Sualang mengatakan, ada hal-hal yang perlu di dorong agar bisa berjalan baik diantaranya event-event kebudayaan yang diusulkan untuk dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang seperti Festival Kebudayaan Asia-Pasific.

“Ini terobosan yang saya kira secara filosofis, ideologis, dapat menjadikan Sulawesi Utara sebagai gerbang Pasific di Indonesia ini, bisa diimplementasikan menjadi satu festival kebudayaan. Saya kira ini harus di follow up. Mudah-mudahan sudah ada perencanaannya.

Diharapkan, melalui jajaran Dinas Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara tindak lanjut RDP ini bisa mewujudkan keinginan dari aspirasi masyarakat,” kata Sualang.

Kepada Kepala Dinas (Kadis) Kebudayaan Sulut dan jajaran, Sualang menantang dalam arti positif untuk bisa mewujudkan penyelenggaraan kegiatan Festival Kebudayaan Asia-Pasific di Sulawesi Utara.

“Jangan jadi seperti Festival Film Indonesia (FFI). Ini sudah diusahakan, kemudian dari pihak pemerintah juga khususnya Kadis yang lalu bukan Kadis yang ini. Nah ini juga, kita akan melihat pak Kadis ini kalau bisa mewujudkan kegiatan ini Festival Kebudayaan Asia-Pasific, nah ini baru. Iya kan,” beber Sualang saat berdialog dengan sesama rekan anggota Komisi IV bersama Dinas Kebudayaan Sulut.

Dengan anggaran sebesar enam miliar rupiah yang telah ditetapkan dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2020 yang didapatkan oleh Dinas Kebudayaan Sulut, Sualang mengemukakan bahwa, meski Komisi IV mau berbicara apapun jika anggaran hanya Rp 6 miliar, sama saja seperti istilah mendung,”imbuhnya

“Maka kami ini, karena periode baru, ini Komisi IV harus berkomitmen, supaya bikin ini dinas menjadi cerah. Mudah-mudahan, kita tahu karena kita juga masuk di sini, pagu KUA-PPAS tahun 2020 sudah ditetapkan,” tutur Sualang.

Ketika Sualang menanyakan anggaran yang didapatkan Dinas Kebudayaan Sulut, Kepala Dinas Ferry Sangian menjawab pagu tahun 2020 masih sama seperti yang lalu.

“Sebelum ditetapkan, sudah dikurangi 25 %,” kata Sangian saat menjawab pertanyaan anggota Komisi IV Richard Sualang.

Menurut Sualang, harus dipahami karena memang pemisahan Dinas Kebudayaan sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru dua tahun, dengan tipe OPD, tipe C.

“Makanya ini harus kita (Komisi IV) berikan masukan kepada Pemerintah Provinsi, supaya pengembangan Dinas Kebudayaan di tahun-tahun mendatang ini menjadi lebih gencar lagi. Kalau dia lebih gencar lagi, tentu dibarengi dengan kualifikasi peningkatan OPD, dibarengi dengan bertambahnya anggaran. Nah ini juga tugas kita, kalau kita berkomitmen, mari kita berjuang bersama untuk Komisi IV ini mendorong pembangunan kebudayaan di Sulawesi Utara dan melalui Dinas Kebudayaan ini, termasuk fungsi DPR fungsi budgeting, mendorong untuk meningkatkan anggaran,” pungkas Sualang.

Hadir langsung dalam rapat Ketua Komisi IV Braien Waworuntu, Wakil Ketua Careigh Runtu, Sekretaris Fransiscus Silangen, dan anggota Komisi IV, Kadis Kebudayaan Sulut Ferry Sangian beserta jajarannya,

redaksi2Supit Oktober 16 2019

You must be logged in to post a comment Login