Krisis Harga !!! OD-SK Lobi Korporasi Raksasa Pembeli Kopra Terbesar di Indonesia

Jakarta, Sulutlink.com – Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw sangat konsisten memperjuangkan kenaikan harga kopra di Provinsi Sulawesi Utara.

Ini dibuktikan dengan sepak terjang tim Pemerintah Provinsi melobi korporasi pembeli kopra terbesar di Indonesia yang berkantor di Gedung Menara Revindo Kebon Sirih Jakarta.

Tim Pemprov Sulut dipimpin Wagub Kandouw bertemu dengan pihak PT Cargill yang diwakili salah seorang Direktur bernama Arif dan Plant Manager Imelda, Pimpinan Perusahaan PT Multi Nabati Bitung Iwan dan PT Agro Makmur diwakili Rapolo Hutabarat.

Wagub Steven Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut memahami situasi dan kondisi fluktuasi harga kopra yang saat ini menurun sebagai akibat dari konsumsi dan permintaan pasar dunia yang menurun.

Bahkan Wagub Kandouw, berupaya menggugah hati dari pimpinan pembeli kopra dengan meminta agar perusahaan-perusahaan yang merupakan pembeli utama komoditi kopra mau tergerak untuk melihat kondisi rakyat Sulawesi Utara yang kebanyakan adalah petani kopra.

“Dengan mengurangi sedikit keuntungannya dan menaikkan harga kopra yang dibeli dari masyarakat, terlebih ketika saat ini sebagian besar para petani sedang mempersiapkan diri untuk menghadapi perayaan Natal,” ujar Wagub Kandouw.

Tim Pemprov Sulut berupaya keras untuk memberikan keyakinan kepada ketiga perusahaan pembeli kopra tersebut, agar dapat memperhatikan keinginan Pemerintah Provinsi Sulut.

Sementara itu dari pihak perusahaan pembeli kopra mendorong Pemprov Sulut untuk menerbitkan surat himbauan ke pihak perusahaan agar dapat menjadi pijakan dalam mengambil keputusan nanti.

Disisi lain PT Cargill menerangkan pihaknya telah bermitra dengan sekitar 88 orang petani kopra yang tesertifikasi dan mereka membeli kopra dengan harga yang jauh lebih tinggi/premium.

PT Cargill juga mengharapkan Pemprov Sulut untuk memfasilitasi agar para petani kopra yang bersertifikat lebih banyak lagi, agar produk kopra terstandarisasi dan bisa dibeli dengan harga tinggi.

Dalam kesempatan yang sama, pihak perusahaan-perusahaan pembeli kopra berkomitmen untuk turut serta dalam menanggulangi penduduk miskin di Sulawesi Utara, melalui dana CSR (Corporate Social Responsibility) yang muaranya akan diarahkan untuk penyediaan sarana perumahan atau rumah layak huni.

Turut hadir dalam rapat tersebut yaitu Asisten II Rudy Mokoginta, Karo Pemerintahan dan Humas DR. Jemmy Kumendong, Karo Ekonomi DR. Frangky Manumpil dan Kabid Perdagangan Dinas Perindag Hanny Wayong.(JoTam)

You must be logged in to post a comment Login