Libur Panjang Pandemi Covid: Yusra, Perlu Ada Pengecualian

biro2deprov.dec.2.2020

YUSRA ALHABSYI KOMISI 4 DPRD SULUT

Manado, sulutlink.com – Rencana pengurangan libur panjang pada akhir tahun ini meskipun belum ada kepastian mengenai jumlah berapa jatah hari libur yang akan dipangkas ditengah covid-19 oleh pemerintah, terkait cuti bersama akhir tahun termasuk libur panjang.  Hal tersebut masih banyak pihak pro dan kontra pasca menunggu kepastian. Dipertanyakan  sebenarnya berapa lama sejatinya jatah libur akhir tahun ini ?

“Apakah dampaknya signifikan atau malah masyarakat sudah semakin baik dalam menerapkan liburan aman dan nyaman tanpa kerumunan ” ?
Sekiranya bisa diketahui, ada atau tidaknya mengalami peningkatan kasus covid-19, jika kita bisa mengendalikan dengan baik, diharapkan  akhir tahun kita tetap berikan masukan pada pemerintah untuk melanjutkan libur panjang.

Anggota komisi 4 DPRD Sulut, Yusra Alhabsyi menanggapi hal ini, harapan masyarakat terkait wacana pemangkasan libur panjang jelang akhir tahun.

“Soalnya wacana  pemerintah melakukan pemangkasan libur panjang tersebut patut mendapat dukungan, karena disaat negara lagi resesi saat ini perlu kerja-keras dari aparatur negara dan mengurangi waktu libur,” pesan Yusra, via WA, kepada sulutlink baru-baru ini

Yusra berharap, selain itu wajib mempertimbangkan juga bagi masyarakat yang akan merayakan  hari raya keagamaan di indonesia artinya perlu ada pengecualian,” pungkas,” Yusra, Legislator daerah pemilihan BMR. (biro2SL)

Tag.deprov.Yusra Alhabsyi. BMR

You must be logged in to post a comment Login