Lilyana Natsir Meminta Maaf Kepada Publik Setelah Kalah di All England

Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tersingkir dari babak perempatfinal All England Superseries Premier. Lewat akun instagramnya, Liliyana minta maaf kepada publik.

liliyanaiBertanding melawan Chris/Gabrielle di Barclaycard Arena, Jumat (11/3/2016) waktu setempat, Tontowi/Liliyana kalah dua gim langsung 18-21, 16-21. Pertandingan itu bergulir dalam tempo 40 menit.

Terhenti di babak delapan besar All England menjadi sebuah risiko besar ganda campuran terbaik tanah air itu menuju Olimpiade. Sebagai finalis tahun lalu, mereka tak bisa mendapatkan poin maksimal di sini. Imbasnya, bisa jadi Tontowi/Liliyana bakal kehilangan tempat di urutan kedua dunia yang bakal jadi penentuan unggulan di Olimpiade–ditambah rentetan penampilan kurang sip mereka sejak pengumpulan poin ke Brasil.

Liliyana tak bisa menutupi kekecewaan itu. Pebulutangkis asal Manado itu meminta maaf kepada publik.

“Hidup itu pilihan.
Hidup itu tanggung jawab.
Hidup itu komitmen.

Semoga saya masih bisa tetap semangat menghadapi turnamen-turnamen sampai Olimpiade, entah apa yang terjadi pada kami, di awal tahun ini kami coba perbaiki semuanya dari latihan yang berat, komunikasi, fisik, kami evaluasi dan kami benahi.

Maafkan kami yang akhir-akhir ini selalu mengecewakan, kami akan berjuang lebih keras lagi, mudah-mudahan kami bisa perbaiki ini.

Thanks for all support terutama keluarga, teman-teman, dan masyarakat Indonesia.”

Dalam delapan menit setelah diunggah, permintaan maaf Liliyana mendapatkan respons hingga 400 like dan 100-an kometar.

Tontowi/Liliyana memang mulai kesulitan untuk menjadi juara. Sudah terlalu lama keduanya tak naik podium tertinggi di turnamen superseries, yakni sejak menjadi juara Prancis Terbuka 2014 di bulan Oktober. Gelar terakhir dari semua turnamen yang diikuti, diraih Tontowi/Liliyana di Kejuaraan Asia 2015 yang dihelat di Wuhan, China.

 

Sumber : Detik.com

You must be logged in to post a comment Login