Lomban Pastikan Keselamatan-Kesehatan Warga Bitung di tengah COVID-19

Bitung, Sulutlink.com – Wali Kota Bitung Sulawesi Utara Maximiliaan Jonas Lomban memastikan keselamatan dan kesehatan warganya di tengah pandemi virus corona atau COVID-19.

“Bagi saya, memastikan keselamatan dan kesehatan warga Kota Bitung merupakan prioritas yang sangat penting dalam menghadapi pandemi virus corona saat ini,” kata Lomban di Bitung, Jumat.

Dia mengatakan Pemerintah Kota senantiasa melakukan pelayanan, konseling dan tindakan pro aktif agar kesehatan dan keamanan masyarakat Kota Bitung tetap terjaga.

“Saya menyadari bahwa situasi ini merupakan situasi yang sulit bagi kita semua, namun saya percaya kita semua akan berhasil melewati ini semua,” katanya.

Lomban mengatakan pihaknya tidak akan bosan mengingatkan kepada semua untuk tetap mematuhi aturan pemerintah, mengurangi pertemuan fisik dan menjaga jarak, rajin mencuci tangan, selalu gunakan masker, tetap berdoa dan tanamkan pikiran yang positif selalu.

Wali Kota mengatakan beberapa waktu yang lalu pihaknya menjenguk 15 warga Kota Bitung yang tengah menjalani isolasi mandiri di Rumah Singgah Ex- Gedung Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Bitung. Mereka adalah warga kota yang datang dengan kapal Portlink beberapa waktu yang lalu.

Dinas Kesehatan Kota Bitung tengah melakukan rapid test untuk kedua kalinya. “Hasil test yang pertama dilakukan, Puji Tuhan Syukur Alhamdulilah hasilnya non reaktif. Apabila hasil rapid test berikutnya juga non reaktif, maka dalam beberapa hari ke depan, saudara-saudara kita sudah dapat kembali ke rumah masing-masing,” ujar dia.

Kasus pasien positif COVID-19 di Sulawesi Utara masih bertambah. Dilansir dari data BNPB pada Kamis (14/5) pukul 16.20 WIB, ada penambahan 1 kasus positif di Sulut sehingga akumulatif menjadi 83 kasus.

Adapun sembuh akumulatif 30 kasus dan meninggal akumulatif 5 kasus. Sebelumnya pada Selasa (12/5) terkonfirmasi positif akumulatif berjumlah 82 kasus, sembuh akumulatif 30 kasus dan meninggal akumulatif 5 kasus.

Untuk Indonesia kasus terkonfirmasi positif sebanyak 16.006 naik 568 dengan keterangan sembuh 3.518 dan meninggal dunia 1.043 kasus. Jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 258.639 orang, pasien dalam pengawasan (PDP) 33.672 orang. (ANT/Ryn)

You must be logged in to post a comment Login